Beranda kutim Warga Muhammadiyah Malam Ini Shalat Gerhana Bulan di Gedung Dakwah

Warga Muhammadiyah Malam Ini Shalat Gerhana Bulan di Gedung Dakwah

716
0
Shalat gerhana bulan

SANGATTA (31/1-2018)
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutai Timur, mengajak ummat Islam di Sangatta untuk bersama-sama malam ini melaksanakan shalat khusuf yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutim Jalan AW Syahrani Sangatta Utara.
Ketua PD Muhammadiyah Kutim, Syafruddin Syam menerangkan, shalat khusuf atau shalat gerhana bulan digelar setelah shalat Isya. “PD Muhammadiyah Kutim sesuai surat edaran Majelis Tarjih PP Muhammadiyah juga mengimbau warga persyarikatan untuk menggelar shalat gerhana bulan, sedangkan PD Muhammadiyah Kutim menggelar di Kantor Dakwah PD Muhammadiyah Kutim,” terangnya.
Bersama Yakub Fadillah sebagai wakil sekretaris, dijelaskan imbaun serupa juga disampaikan ke semua keluarga besar Muhammadiyah di seluruh kecamatan.
Dijelaskan, gerhana bulan pada malam nanti sebagai dimulai pukul 19.48 WITA, namun gerhana totalnya mulai pukul 20.52 Wita, dan gerhana bulan total diperkirakan pukul 21.30 Wita dan berakhir pukul 22.08 Wita. “Proses gerhana sebagian diperkirakan berakhir pukul 23.11 Wita,” timpal Yakub Fadillah seraya memperlihatkan maklumat majelis tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang dikeluarkan tanggal 20 Januari 2018 lalu.
Dalam ajaran Islam, ujar Syafruddin yang juga Kepala BPBD Kutim, ummat Islam disunatkan melaksanakan shalat gerhana. Shalat kusuf tergolong berbeda dengan shalat sunat lainnya karena dianjurkan untuk memperbanyak bacaan saat rukuk dan sujud. “Jika biasanya bacaan rukuk dan sujud hanya diulangi tiga kali, namun dalam shalat kusuf dibaca hingga ratusan kali. Perbedaan lainnya, setelah rukuk, tangan kembali bersedekap dan membaca surah Al-Fatihah. Setelah itu baru bacaan iktidal seperti biasa. Demikian juga untuk rakaat kedua sehingga seolah empat rakaat, padahal hanya dua rakaat. Shalat dilaksanakan saat gerhana dan dianjurkan berjamaah di masjid. Shalat kusuf juga terdiri atas khutbah dan setelah itu berdoa,” terangnya.(SK10)