Beranda ekonomi Nasabah Bank Mandiri, Panik Saldo Tabungan Berkurang

Nasabah Bank Mandiri, Panik Saldo Tabungan Berkurang

594
0
Nasabah Bank Mandiri sedang melakukan pengecakan saldo tabungannya di ATM Jalan Diponegoro Sangatta Utara.

SANGATTA (20/7-2019)

Ratusan nasabah Bank Mandiri, Sabtu (20/7) kaget, memadati anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Mandiri. Kedatangan warga ini tidak lain untuk melakukan pengecekan saldo mereka, setelah tersiar kabar di sejumlah media online dan media sosial (Medsos) tentang hilangnya saldo nasabah Bank Mandiri.

Mhimi (35) salah seorang nasabah Bank Mandiri mengaku jika sebagian saldonya diketahui berkurang saat mengecek di ATM Mandiri. “Pagi tadi sekitar pukul  10.30 Wita, saya mau ambil uang di ATM Mandiri. Tapi setiap transaksi penarikan, disebutkan jika saldo saya tidak mencukupi. Karena penasaran, akhirnya saya cek saldo dulu, ternyata benar, uang saya berkurang,” ujar Mhimi.

Pria yang mengaku sebagai karyawan salah satu perusahaan alat berat yang beroperasi di Sangatta ini, pada saat melakukan transaksi di ATM pagi tadi, cukup lancar. Padahal pada kemarin hingga malam tadi, sistem pada ATM Mandiri mengalami shut down, sehingga transaksi apapun selalu gagal. “Nggak banyak sih nilainya yang hilang, tetapi lumayan lah buat berakhir pekan. Nah saldo yang ada adalah yang transaksi cerdik per pagi ini saja. Sedangkan yang tanggal 18 Juli sampe tadi malam, gak ada masuk. Yang saya heran, bukti transaksi resmi dan SMS bangking ada,” ujarnya.

Ditambahkan Mhimi, setelah beberapa jam baru ada pesan berantai dari pihak Bank Mandiri, yang memberitahukan jika hilangnya saldo nasabah dikarenakan pihak Bank Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan atau maintenance pada sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah. Proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

“Sudah ada info dari pihak Bank Mandiri jika saldo hilang karena ada perbaikan sistem. Saat ini Bank Mandiri katanya sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem. Tetapi seharusnya tidak seperti itu hingga uang nasabah hilang. Kasian yang ada keperluan mendesak dan tidak bisa mengambil uang. Yang lebih disesalkan, tidak adanya pemberitahuan resmi dari pihak Mandiri sebelum adanya perbaikan atau perawatan sistem, sehingga nasabah tidak menjadi panik jika sebelumnya ada informasi,” ujarnya.(SK3)