Beranda hukum Pasar Zakfariah Pengganti Pasar Seng, Jadi Sasaran Jamaah Haji

Pasar Zakfariah Pengganti Pasar Seng, Jadi Sasaran Jamaah Haji

0
Suasana di pasar oleh-oleh yang dekat Masjidil Haram

Loading

MAKKAH (14/8-2018)
Bagi Jamaah Haji Indonesia, Pasar Seng menjadi pasar yang wajib dikunjungi karena posisinya tepat bersebelahan dengan Masjidil Haram. Namun seiring perluasan Masjidil Haram, pasar yang terkenal menjual aneka makanan khas Indonesia termasuk oleh-oleh, sudah tiada.
Sebagai penggantinya kini hadir pasar Pasar Zakfariah, pasar yang sudah tertata lebih rapi ini berada 1 Km dari Masjidil Haram, sehingga bisa ditempuh dengan jalan kaki. Selain itu, ada taksi. Suasana pasar Zakfariah tak ubahnya dengan pasar murahg meriah lainnya yang ada dibeberapa negara yakni China Town.
Di pasar ini banyak ditemui berbagai macam oleh-oleh baik khas tanah suci seperti pashmina, pakaian muslim, jilbab, sajadah, ghutra, tasbih. Panganan khas Arab seperti kurma, kacang arab dan lainnya, barang elektronik, jam dan perhiasan.
Sebagian besar barang-barang yang dijual didatangkan dari Tiongkok, India, Pakistan dan Turki. Jamaah yang tidak bisa berbahasa Arab tidak perlu khawatir karena hampir semua penjaga toko bisa berbahasa Indonesia, minimal jika menanyakan harga-harga.
Di pasar ini juga dijual tasbih dari bahan kayu koka. Tasbih ini memang cukup dicari pembeli karena konon tongkat Nabi Musa dibuat dari kayu ini. Namun hati-hati, menurut keterangan, seringkali yang dijual adalah berasal dari koka palsu.
Namun sejumlah pasar lainnya tak kalah menariknya, bahkan lebih dekat dari Masjidil Haram seperti depan eks Kantor Pos Arab Saudi atau dekat terminal bus Syib Azmir, ternyata dari segi harga, tidak jauh berbeda dengan Pasar Zakfariah yang memang bisa ditawar hingga separo. (SK12)