Beranda hukum Pasien Corona Tidak Bertambah

Pasien Corona Tidak Bertambah

179
0

SAMARINDA (7/4-2020)

            Intensifnya pemeriksaan terhadap warga yang masuk katagori Orang Dalam Pemantauan (ODP), berpengaruh dengan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Saat menyampaikan keterangan pers  perkembangan Covid-19 di Kaltim, Selasa (7/4) sore, Andi Muhammad Ishak – Plt Kadis Kesehatan Kaltim menerangkan warga yang sedang melakukan karantina mandiri karena masuk program OPD bertambang 145 orang sehingga menjadi 4.776 orang sementara yang sudah melewati masa karantina atau selesai pemantauan sebanyak 2.540 orang.

Andi Muhammad Ishak – Plt Kadis Kesehatan Kaltim

            ODP yang menjalani masa karantina mandiri itu, terang Andi Muhammad Ishak terbanyak di Balikpapan dari 2.229 orang yang sudah selesai pemantauan 1.115 orang tersisa 1.114 orang. Sedangkan Bontang paling sedikit yakni 60 orang dan selesai pemantauan 30 orang.

            Melalui  video conference (VC) yang diikuti puluhan media massa di Kaltim, Andi Ishak menyebutkan ada penambahan PDP sebanyak 4 orang  dari 228 orang, sehigga menjadi 232 orang. Sementara yang negatif terpapar virus Corona sudah mencapai 137 orang, dalam proses 64 orang dan positif 31 orang. “Tidak ada penambahan hasil negatif, sementara ada koreksi pada data PDP di Berau yang semula 22 orang sebenarnya 21 orang karena datanya doubel,” beber Jubir Gugus Tugas Percepatan Pemberantasan Covid 19 Kaltim ini seraya menambahkan  di Balikpapan sebanyak 4 orang dan 1 orang di Samarinda.

Terkait penambahan PDP, ia mengakui 4 PDP di Balikapapan mempunyai hubungan dengan pasien  sebelumnya, sedangkan pasien di Samarinda mengaku baru pulang dari kegiatan di Gowa Sulsel. “Keluhan sesak napas, saat ini  dirawat di RSU Abdul Wahab Syahranie Samarinda,” beber Andi Muhammad Ishak.

Andi Ishak juga menyatakan, kasus orang PDP yang dirawat di RSU Taman Husada Bontang sejak Ahad (15/4) lalu, sudah dinyatakan sembuh dan bisa pulang ke Sangatta . Pasien yang dirawat di Bontang ini, ujar Andi Ishak, merupakan warga Sangatta berusia 42 tahun yang sebelumnya mengikuti kegiatan di Bogor.(SK8)