Beranda kutim Pemilih Pemula Jangan Mau Disuap

Pemilih Pemula Jangan Mau Disuap

560
0
Suasana Sosialisasi Pilpres di Sangatta Utara
SANGATTA,Suara Kutim.com
     Antusiasnya kaum remaja terutama yang bakal punya hak pilih pada Pilpres 2014 mendatang, tinggi. Gambaran itu terekam ketika Badan Kesbangpol bekerjasama dengan KPU dan Panwaslu Kutim menggelar sosialisasi Pilpres 2014 bagi pemilih pemula.
      Suasana sosialisasi yang digelar Kamis (26/6) di Balai Desa Sangatta Utara berlangsung semarak, pasalnya Syafranuddin – Kabid Idiologi, Wasbang dan Kebangsaan yang menjadi nara sumber, menyediakan hadiah berupa 2 unit HP bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan benar.
            Hadiah yang memang sederhana itu, membuat semua peserta menyikma semua materi terutama siapa dan bagaimana seorang pemilih pemula. Bahkan, pria yang biasa disapa dengan Ivan, memperlihatkan contoh surat suara Pilpres yang hanya terdiri 2 pasangan. “Sebagai pemilih jangan mau menerima pemberian pihak – pihak atau oknum-oknum yang bertujuan mengarahkan coblosan, jika ada yang menyuap sebaiknya segera dilaporkan kepada aparat hukum terutama Panwaslu,” pesannya.
            Selain mengingatkan akan bahayanya money politik, Ivan juga memperlihatkan denah sebuah TPS dan proses pemungutan suara. Menurutnya, pada Pilpres mendatang suara sah adalah suara yang dicoblos tepat di dalam salah satu pasangan. “Jika dicoblos di luar kotak, atau pada kedua kotak pasangan dianggap tidak sah,” bebernya.
            Sementara Andi Nursalim dari Panwaslu, menekankan pemilih pemula untuk segera mengecek pada DPT apakah terdaftar. Menurutnya, jika tidak terdaftar segera melapor Ketua RT serta PPS. “Terpenting saat Pilpres nanti sudah berusia tujuh belas tahun, atau sudah menikah,” terang Andi Nursalim.

            Kepala Badan Kesbangpol Kutim Abdul Kadir menerangkan sosialisasi bagi pemilih pemula menerangkan bertujuan agar pemilih pemula bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar. “Diharapkan dengan bertambahnya pemilih pemula, angka partisipasi pemilih meningkat pada Pilpres,” jelas Abdul Kadir.(SK-03)