Beranda kesehatan Pemkab Ajak Masyarakat Budayakan Bersih Lingkungan

Pemkab Ajak Masyarakat Budayakan Bersih Lingkungan

96
0
Kondisi Sungai Sangatta yang kerap menjadi tempat pembuangan sampah oleh manusia, sehingga berbagai masalah timbul diantaranya banjir dan menurunnya kualitas mutu air.

SANGATTA (6/9-2019)

                Masih adanya warga yang seenaknya membuang sampah sehingga membuat lingkungan kotor termasuk jalan dan fasilitas umum, bahkan lingkungan kantor Pemkab Kutim menjadi kotor menjadi perhatian Pemkab Kutim.

Aksi pembersihan sampah yang digelar pada Peringatan Hari Peduli Sampah Tahun 2019.

                Pasalnya banyaknya sampah berserakan di jalan, yang terdampak cacian yakni pasukan kuning yang berada di bawah naungan Dinas LH. “Sebenaranya, sampah yang berserakan bukan karena ketikbecusan petugas pengangkut tetapi masih minimnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, jangankan di jalan – jalan atau tempat umum lainnya dalam kantor saja ada saja oknum yang dengan seenaknya membuang sampah termasuk puntung rokok,” beber Wabup Kasmidi Bulang.

                Pemkab Kutim, kata Kasmdi akan terus mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia mencontohkan setiap mobil hendaknya punya bak sampah atau paling tidak tas plastik yang digunakan sebagai tempat sampah sebelum dibuang ke tong sampah.

                Ia mengakui hampir setiap ada event, selalu terjadi penumpukan sampah terutama sampah bekas minuman yang berupa botol atau gelas plastik. Imbauan untuk menjadikan Sangatta Bersih, kata Kasmidi sudah lama digauangkan namun meningkatka kesadaran masyarakat untuk menggalakan budaya bersih tidak semudah membalik telapak tangan. “Dulu saat Kutim baru berdiri, sampah ditempatkan di median jalan, kini sudah tidak lagi namun membuang sampah di jalan dari mobil masih saja terjadi tapi tidak banyak,” ungkapnya.

                Lebih jauh, Kasmidi mengakui saat ini armada yang dimiliki UPTD Kebersihan minim semantara volume sampah meningkat. Akibatnya, banyak sampah yang belum terangkat dalam waktu cepat sementara sampahnya terus datang.

Disadari, untuk menerapkan sangsi bagi oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan belum bisa karena pemkab  belum menyiapkan fasilitas yang memadai. “Pemkab berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan Sangatta, meski volume sampah meningkat namun jika dikemas dengan baik tentu tidak membuat lingkungan kotor seperti dilakukan keluarga PT KPC yang kini tinggal di Panorama, Swarga Bara dan Lembah Hijau,” sebut Kasmidi.(SK4)