Beranda hukum Penanganan DBD Diatur Dengan Perbup Kutim

Penanganan DBD Diatur Dengan Perbup Kutim

137
0
Bupati Ismunandar membagikan abate kepada masyarakat sebagai bentuk upaya pemberantasan DBD di Kutim.

SANGATTA (1/6-2019)

                Penanganan demam berdarah di Kutim akan dipertegas pengelolaannya melalui Perbup, sehingga ketika terjadi wabah DBD, semua sudah jelas apa yang akan diperbuat. Kepala Dinas Kesehatan Bahrani Hasanal, kepada Suara Kutim.com menyebutkan Perbup tentang pengendalian Deman Berdarah Dengue(DBD) dibuat sebagai regulasi upaya pencegahan dengan tujuan Kutim bisa  terbebas dari ancaman nyamuk DBD yang dapat menyebabkan kematian.

Bahrani Hasanal – Kadis Kesehatan Kutim

Disebutkan, penggodokan Raperda dilakukan melibatkan banyak pihak diantaranya Camat Sangatta Utara M Basuni, Puskesmas Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Teluk Lingga, serta UPT Pendidikan. “ DBD  dapat dicegah, namun setiap tahun selalu terjadi peningkatan kasus karenanya untuk   memaksimalkan penanggulangan DBD, harus ada keterlibatan semua pihak. Bukan hanya Dinkes, tetapi harus ada kesadaran setiap masyarakat, termasuk perangkat desa,” ungkapnya.

Pembuatan Perbup khusus DBD, diarahkan untuk meningkatkan angka bebas jentik di Kutim bisa  mencapai  95 persen. “Jentik-jentik nyamuk penyebab DBD itu ada dilingkungan masyarakat yang bersih seperti kaleng, bak mandi, kolam renang yang tak terawat, termasuk tempat makanan burung dan akuarium. Kalau   sedikit sisa jentik yang hidup dilingkungan diharapkan kasus DBD bisa turun,” terangnya.

Terkait keterlibatan sekolah, diakuinya dalam Perbup akan melaksanakan jumantik anak sekolah berupa gerakan mengajak turut serta mencegah anak sekolah untuk progam bebas jentik dari jenjang SD hingga SLTA.

Diuraikannya, pemberantasan DBD  merupakan kerja bareng, gotong royong bukan semata tugas Dinkes. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan DBD akan sia-sia, selain biaya habis, waktu dan nyawa manusia akan hilang percuma. “Kami dari Dinkes  mengajak semua pihak untuk bisa mencegah sekaligus mengurangi penyebab tumbuhnya nyamuk DBD, tidak hanya fogging tetapi bagaimana membasmi jentik nyamuk DBD dari penampungan air masyarakat agar tidak berkembangbiak,” imbuh Bahrani.(SK4)