Beranda KABAR KALTIM Peserta Itjima Ulama di Gowa Diimbau Proaktif Membantu Pemberantasan Corona

Peserta Itjima Ulama di Gowa Diimbau Proaktif Membantu Pemberantasan Corona

114
0
Suasana peserta Itjima Ulama Zona Asia di Gowa Sulsel yang tinggal dalam sebuah tenda besar. (Foto Ist)

SAMARINDA (17/4-2020)

            Warga masyarakat yang mengikuti Itjima Ulama  Dunia Zona Asia di Desa Pakkatto di Gowa Sulsel, diharapkan pro aktif membantu pemerintah memberantas penyebaran virus Corona. Pasalnya, kata Kepala Biro Humas Setda Kaltim, M Syafranuddin saat ini banyak pasien Virus Corona, adalah yang pernah melakukan kegiatan keagamaan di Gowa.

M Syafranuddin – Kepala Biro Humas Setprov Kaltim

            Namun sayangnya, ujar Syafranuddin, dari ribuan peserta yang bertandang ke Gowa tidak semuanya melapor atau memeriksakan kesehatannya baik ke Puskesmas atau melalui Call 112. Berdasarkan data yang dihimpunya, peserta Itjima asal Kaltim yang ternyata dari semua kabupaten dan kota yang sudah memeriksakan kesehatannya masih di bawah 1.000 orang.

            Pemprov Kaltim, dijelaskanya  melalui tim kesehatan yang dipersiapkan Gugus Tugas Percepatan Pemberantasan Covid-19 ingin membantu masyarakat terutama  peserta Itjima di  Gowa  mengetahui akan kondisi kesehatannya. “Kalau baik alhamdulillah, jika ada gangguan segera mendapat perawatan sehingga sembuh dan tidak menyebarkan virus,” bebernya seraya menambahkan virus Corona bisa berkembangbiak dengan siapa saja apakah istri, anak, orang tua serta tetangga.

            Saat ini, informasi yang didapat Jubir Pemprov Kaltim ini, sebagian besar pasien Corona adalah peserta Itjima Ulama di Gowa. “Beberapa daerah baik di Pulau Jawa, Kaltara serta daerah lainnya rata-rata yang dinyatakan positif terpapar virus Corona adalah mereka yang pernag ke Gowa, setelah itu korban yang mempunyai hubungan erat dengan pasien yang ada,” sebut Ivan seraya menerangkan di Kaltara data yang ia dapat pada  Jumat (17/4) semua PDP yang dinyatakan positif semuanya baru dari Gowa.

            Yang dikhawatirkan, ujar pria yang akrab disapa Ivan, sepulang dari Gowa peserta Itjima Ulam yang diikuti jutaan orang dari 48 negara ini, langsung beraktifitas seperti biasa seperti baik bersilahturahmi dengan warga lainnya, mengajar serta melakukan aktifitas lainnya.

            “Sebentara lagi Ramadham, ummat Islam ingin sekali bisa beribadah di masjid namun jika belum meredanya Virus Corona, tentu saja tarawih berjamaah di masjid atau shalat id nanti tidak bisa dilakukan. Karenanya, kepada warga Kaltim yang mengikuti Itjima Ulama di Gowa diimbau untuk segera melapor dan memeriksakan kesehatan  demi kesehatan bersama sehingga Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini bisa disambut dengan gembira,” imbuhnya.(SK8)