Beranda hukum Presiden Jokowi Tunda Pilkada Tahun 2020

Presiden Jokowi Tunda Pilkada Tahun 2020

247
0

SAMARINDA (5/5-2020)

                Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menerbitkan Perpu terkait Pilkada Tahun 2020, setelah Komisi II DPR-RI bersama Mendagri Tito Karnavian, bulan akhir bulan Maret lalu  sepakat menunda penyelenggaraan Pilkada 2020.

                Penundaan Pilkada ini, tertuang dalam Perpu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan PP Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi UU.

                Dalam Perpu yang diterbitkan 4 Mei 2020 itu, Presiden menandaskan penyebaran Covid 19 sebagai pademi oleh WHO. Untuk menanggulangi penyebaran Corona sebagai bencana nasional Pilkada serentak tahun 2020 ditunda agar dapat berlangsung demokrasi dan berkualitas serta menjaga stabilitas politik dalam negeri.

                Kepala Biro Humas Kaltim, Syafranuddin menerangkan semula Pilkada dijadwalkan bulan September 2020 namun karena kondisi Indonesia yang masih dilanda Corona ditunda  bulan Desember 2020 dengan catatan Corona sudah musnah. “Dalam penjelasan ayat 3 pasal 201A disebutkan Pilkada Tahun 2020 pada Desember bisa ditunda dan dijadwalkan kembali apabila tidak dapat dilaksanakan karena bencana nasional pandemi corona belum berakhir,” terangnya seraya menambahkan kepastian Pilkada akan ditetapkan pemerintah bersama KPU.

                Jubir Pemprov Kaltim  ini menerangkan, kepastian digelar tidaknya Pilkada termasuk sejumlah pemilihan kepala daerah di Kaltim ini jika Virus Corona benar-benar musnah. “Memang ada masalah lain yakni pembiayaan Pilkada nanti, karena sebagian anggaran yang sudah diprogramkan pada tahun 2020 ikut terkena dampak Corona,” ungkapnya.

                Di Kaltim sendiri, ada 9 daerah yang melaksanakan pemilihan yakni  Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser, Mahakam Ulu, Samarinda,  Bontang dan Balikpapan. Bersama Pemda, semua KPU, Bawaslu sudah melakukan persiapan bahkan melaksanakan sejumlah tahapan namun tiba-tiba terhenti ketika Coron mulai mewabah bulan Maret lalu.(SK8)

.