Beranda ekonomi Pungutan Retribusi Sampah Capai Rp55 Juta Perbulan

Pungutan Retribusi Sampah Capai Rp55 Juta Perbulan

221
0
BERBAGI

SANGATTA (13/3-2018)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, sejak bulan Maret 2018 mulai menerapkan pemungutan retribusi sampah rumah tangga yang disatukan dengan tagihan pembayaran rekening air PDAM Tirta Tuah Benua Kutim.
Meski baru sebulan dan sementara hanya diterapkan untuk masyarakat di Kota Sangatta, terang Kepala Dinas LH Kutim, Encek Achmad Rafiddin Rizal, namun hasil dari pungutan retribusi sampah rumah tangga mengembirakan.
Ia menerangkan, sudah menjalin kerjasama dengan PDAM Kutim dalam penerapan pemungutan retribusi sampah rumah tangga. Pelanggan PDAM yang melakukan pembayaran di loket PDAM setiap bulannya, sekaligus langsung dipungut retribusi sampah sebesar Rp 3.500. “Alhasil, meski baru dilaksanakan bulan ini dan sementara penarikan retribusi sampah ini hanya diterapkan bagi warga di Kota Sangatta, sudah mengumpulkan pendapatan dari retribusi sampah sebesar Rp 55juta.
Terkait PAD, ia mengakui hanya Rp250 juta namun dengan penerimaan sebulan mencapai Rp55 Juta, ia optimis akan melampaui jauh dari target. Pria yang akrab disapa Rizal ini, memang dalam penerapan pungutan retribusi sampah pihaknya terus menuai kritik, terutama karena kurangnya dalam sosialisasi penarikan retribusi kepada masyarakat. Namun ada hal yang perlu diperhatikan dan diketahui masyarakat, bahwa pungutan sampah yang dilakukan pihak lingkungan pada rukun tetangga (RT) masing-masing adalah pungutan pembayaran sampah yang dilakukan petugas lingkungan untuk pelayanan pengambilan sampah dari rumah warga hingga ke tempat pembuangan sementara (TPS) sampah terdekat. Nilainya pungutan cukup bervariasi, mulai Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per rumah dalam sebulan.
Pungutan retribusi sampah yang dilakukan pemerintah adalah untuk pembiayaan pelayanan pengangkutan sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Batota, beserta dengan biaya pengelolaan TPA. Nilainya pun sangat jauh jika dibandingkan besaran pungutan sampah yang dilakukan pihak RT, yang hanya Rp 3.500 per bulan untuk satu rumah. Selain itu, pungutan retribusi sampah rumah tangga yang dilakukan pemerintah adalah pungutan yang sah karena sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kutim Nomor 8 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum terkait Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan. (SK3)