Beranda kesehatan Puskesmas Bengalon Dibangun Tahun 1999 Oleh PT KPC dan Projasam,

Puskesmas Bengalon Dibangun Tahun 1999 Oleh PT KPC dan Projasam,

187
0

SANGATTA(23/2-2019)

                Harapan Camat Bengalon, Suharman agar Puskesmas yang ada mendapat gedung baru dengan lahan luas jika tidak bisa dibangunkan RS Pratama, ada benarnya. Saat Suara Kutim.com bertandang ke eks Puskesmas Pembantu (Pusban) Sangatta Selatan ini, bangunanya semi permanen. “Semua bangunannya kayu pak, awalnya di bagian depan karena statusnya dulu Pusban dari Puskesmas Sangatta,” terang Yuni salah satu petugas di Puskemas Bengalon.

                Untuk memenuhi harapan masyarkat, gedung yang berada di tepi Poros Sangatta – Sangkulirang ini, ditambah dengan bagunan baru namun semuanya semi permanan baik untuk rawat inap, UGD dan ruang lainnya.

                Dengan bangunan seadanya ini, hampir semua warga Bengalon memanfaatkannya terutama untuk berobat. “Gedung Puskesmas ini dibangun atas bantuan PT KPC dan PT Projasam pada tahun 1999, diresmikan Bupati Kutai ketika dijabat HM Sulaiman pada tanggal 24 April 1999,” terang Yuni seraya memperlihatkan prasasti peresmian yang masih bergantung di didinding ruang tunggu.

                Meski bangunannya terlihat sempit, namun kesigapan petugas melayani masyarakat terbilang tinggi. Terlebih Puskesmas Bengalon sudah beroperasi 24 jam, ini tiada lain sejumlah sarananya merupakan bantuan PT KPC. “Apapun kondisi gedung ini, kami sebagai petugas yang siap melayani masyarakat, memang kami berharap sekali bisa mendapat gedung baru dan lebih luas agar masyarakat mendapat pelayanan yang lebih nyaman lagi terutama da ruang UGD, bersalin dan rawat inap,” ungkap Yuni bersama sejumlah petugas lainnya.

                Seperti diberitakan, Camat Suharman menyebutkan ia pada Musrenbang beberapa hari lalu minta dibangunkan gedung baru bagi Puskemas, selain itu pembangunan TPA dan pasar kecamatan karena penduduk Bengalon mencapai 30 ribu jiwa berada di bawah Sangatta Utara. “Gedung Puskesmas yang ada sudah tidak layak, kalau bisa didirikan RS Pratama jika tidak ada gedung baru dan kami segera membahas bersama kepala desa untuk mencari lahan yang cocok,” ujar Suharman.(SK11)