Beranda kesehatan Ring Road APT Pranoto Sangatta, Jadi Tempat Pesta Komix Kaum Muda

Ring Road APT Pranoto Sangatta, Jadi Tempat Pesta Komix Kaum Muda

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (21/1-2017)
Meski sudah dilarang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), ternyata produksi dan penyalahgunaan obat cair jenis Komix tetap terjadi. Aksi penggunaan komix yang tak wajar ini dilakukan sejumlah anak muda di Jalan Tembus APT Pranoto ke Kenyamukan.
Dijalan tembus yang sudah dicor itu, ditemukan ratusan bungkus komix termasuk beberap lembar kondom yang sudah dipakai. Keterangan warga, hampir setiap malam ada saja anak muda yang nongkrong di jalan yang sedang dalam pekerjaan. “Mereka menggunakan sepeda motor, ada yang berpasangan – pasangan,” ujar sejumlah warga.
Komix oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) sejak tahun 2014 sudah menarik dan melarang 130 merek obat yang mengandung desktrometorfan. Komix obat yang seharusnya bermanfaat untuk menekan batuk, justru dimanfaatkan untuk menggeser posisi putaw dan shabu di kalangan remaja.
Sejumlah negara di Eropa sejak 2006 obat berjenis desktro dikategorikan sebagai narkotika. Sedangkan di Singapura, obat jenis bisa didapatkan asalkan sesuai dengan resep dokter. Penyalahgunaan zat berbahan dekstrometorfan tunggal pada masyarakat usia muda mengalami peningkatan bahkan mencapai kondisi yang mengkhawatirkan serta cukup memprihatinkan.
BPOM, kepada Suara Kutim.com merelis, penyalahgunaan dekstro tablet menjadi trend pada anak-anak muda dalam 5 tahun terakhir. Disebutkan, obat yang mengandung dekstro menyebabkan efek pusing dan sering digunakan sebagai obat batuk. (SK11/SK12)