Beranda ekonomi Sekda Minta Masyarakat Waspadai Parcel Makanan dan Minuman

Sekda Minta Masyarakat Waspadai Parcel Makanan dan Minuman

185
0
BERBAGI

SANGATTA (14/6-2017)
Sekretaris Darerah (Sekda) Kutim Irawansyah mengingatkan masyarakat yang akan membeli parcel, sebaiknya melakukan pengecekan terhadap barang yang dikemas. Jika menemukan barang cacat atau kadaluarsa termasuk belum ada ijin pemerintah, disarankan minta diganti.
“Agar tidak menjadi korban paket parcel yang berisi makanan tidak laik konsumsi, masyarakat lebih teliti sebelum membeli. Jangan sampai tertipu dengan promo yang ditawarkan karena bisa jadi yang dipaketkan dalam parcel barang tak layak dimakan lagi,” pesannya.
Meski belum mendapat laporan dari masyarakat tentang produk parcel menggunakan barang kadaluarsa, ia berharap Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim segera turun melakukan pemeriksaan di lapangan sehingga masyarakat bisa mendapat jaminan keamanan atas produk parcel yang dibelinya melalui pedagang. “Pengecekan ini tujuannya untuk melindungi konsumen. Jangan sampai ada yang jadi korban dulu baru bertindak,” sebutnya.
Selain melakukan pengecekan terhadap parcel, mantan Kadisperindag ini juga meminta agar pemantauan terhadap harga sembilan bahan pokok (Sembako) di pasaran terus dilakukan. Sehingga, jika terjadi kenaikan harga yang tinggi langkah operasi pasar dapat diambil untuk kembali menstabilkan harga. “Jangan lupa berkoordinasi dengan kepolisian, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya,” imbuhnya.
Sementara Kepala Dinas Perindag Kutim Edawrd Azran menerangkan ia sudah menerjunkan tim pemantau Sembako dan Barang selama Ramadhan termasuk menjelang lebaran. Tim itu, ujar Edward bekerja diam-diam untuk mengamati semua barang yang dipasarkan masyarakat baik dari segi kualitas, kuantitas, perijinan hingga kelayakannya.
Selain itu, kepada masyarakat ia mengimbau aktif memberikan informasi kepada instansinya termasuk kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Kutim yang kini dipimpin Andi Arafah. “Dengan laporan masyarakat, akan mudah melakukan pelacakan sementara jika dilakukan sidak akan memerlukan waktu lama karena banyak toko, warung dan minimarket yang dipantau,” ungkapnya seraya mengingatkan pedagang untuk jujur terlebih di bulan Ramadhan.(SK12)