Beranda hukum Selain Pengadan Lahan, Kejaksaan Juga Selidiki Pembangunan Sirkuit Batu Putih

Selain Pengadan Lahan, Kejaksaan Juga Selidiki Pembangunan Sirkuit Batu Putih

1035
0
Kondisi areal sirkuit balapan di Batu Putih yang tak tampak sama sekali pembangunannya padahal sempat dianggarkan lebih Rp40 M.

SAMARINDA (25/5-2020)

                Kasus pengadaan lahan  sirkuit balapan tampaknya bakal banyak menyeret banyak pihak, ini terkait rencana Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim akan mengusut proyek pembangunannya. Informasi yang diperoleh Kejati Kaltim, proyek yang akan dijadikan PON dan salah satu lokasi Cabor Porprov Kaltim Tahun 2018  ini, tak kunjung rampung sementara dana yang digelontorkan melalui APBD Kutim sebesar Rp40 miliar.

Kajati Kaltim Chaerul Amir

                Kajati Kaltim Chaerul Amir, dalam keterangan persnya mengakui di areal yang berada di kawasan Batu Putih Sangatta Utara dan tidak jauh dari Kantor Bupati Kutim ini, tidak tampak ada pembangunan berarti.

“Di sirkuit itu sampai sekarang tidak kelihatan ada pembangunan,  nanti ini juga akan berkembang. Selain pengadaan tanahnya, juga pembangunan sirkuitnya. Karena sampai dilakukan pemeriksaan di lapangan, ternyata sirkuitnya belum selesai atau belum terwujud,” kata Kajati Chaerul Amir.

Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, terhentinya proyek multi years di Batu Putih ini, karena ketidakjelasan status lahan. Dinas PU Kutim yang dipimpin Aswandini Eka Tirta sempat meminta kejelasan status lahan agar proyek yang dibangun tidak bermasalah.

Sementara seorang pria bernama Zul mengaku sebagai pelaksana kegiatan, mengaku proyek yang berada perbukitan Batu Putih ini, bisa diselesaikan sepanjang dana tersedia. “Kita tidak berani melanjutkan karena masalah dananya,” aku Zul .(SK8/SK3/SK5)