Beranda hukum Sosialisasikan Pemilu : Komisioner dan Pejabat KPU Kutim Hari Ini Jadi Irup...

Sosialisasikan Pemilu : Komisioner dan Pejabat KPU Kutim Hari Ini Jadi Irup Apel Pagi

307
0
Ketua KPU Kutim Fahmi Idris memperkenalkan cara mengecek terdaftar atau tidaknya seorang WNI di Pemilu 2019 mendatang kepada seorang pelajar SMA Negeri 1 Sangatta Utara, Senin (22/10).

SANGATTA (22/10-2018)
Mendekati hari pemungutan suara Pemilu dan Pilpres 2018, KPU Kutai Timur bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kecamatan, Senin (22/10) menjadi Inspektur Upacara (Irup) apel pagi di 35 SLTA se Kutim.
Sayuti Ibrahim – anggopta KPU Kutim menjelaskan jajaran KPU Kutim menjadi Irup di apel pagi, membawa dua agenda penting yakni sosialisasi Pemilu 2019 dan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) bagi lingkungan sekolah terutama pelajar sebagai segmen pemilih pemula. “Sosialisasi bertujuan agar pihak sekolah dapat memahami pentingnya pemilu dan menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019. Sedangkan GMHP bertujuan memastikan guru, pegawai dan pelajar yanga terdaftar sebagai pemilih,” kata Sayuti usai menjadi Irup di SMKN 1 Sangatta Utara.
Dihadapan 783 pelajar SMK Negeri 1 Sangatta Utara, ia mengingatkan pelajar yang telah berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara segera melakukan perekaman data untuk mendapatkan KTP elektronik. “Jika masih ada saudara, kerabat, teman yang belum terdaftar maka segeralah melapor kepada PPS di kelurahan atau desa, atau PPK di kantor kecamatan dan kantor KPU Kutai Timur,” pesannya.
Terkait GMHP serentak di sekolah di seluruh kecamatan sebagai bentuk keseriusan KPU Kutim untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019. Sayuti juga mengingatka, pelajar sebagai pemilih pemula, dimana pada Pemilu 2019 mendatang ada lima surat suara yang akan dicoblos.
Hal senada juga disampaikan Fahmi Idri – Ketua KPU Kutim saat menjadi Irup di SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Dihadapan kepala sekolah dan guru serta ratusan pelajar, Fahmi langsung melakukan pengecekan status daftar pemilih sejumlah guru dan pegawai melalui aplikasi yang ada. Namun sayangnya, terdapat guru dan pegawai yang belum terdaftar. “Bagi mereka yang belum terdaftar maka saat itu pula didaftarkan menggunakan formulir A1A-KPU atau masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DPT,” kata Fahmi Idris.
Komisioner KPU lainnya Harajatang menjadi Irup di SMKN 2 Sangatta Utara, Ulfa JF di MA Nurul Hikmah, dan Arafah di MAN1 Sangatta Selatan. Adapun Kasubbag Hukum KPU Listiana Astar di SMK Hasanuddin Sangatta Selatan, Kasubbag Teknis Luluk Khairun Nikmah d SMK Persada Sangatta Utara, Kasubbag Perencanaan Program dan Data KPU Pratama Erwin di SMK Keperawatan Sangatta Selatan, Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik Bashori di SMK Nurul Hikhmah Sangatta Utara. (SK12)