Beranda kutim Spot Bagus, Pemancing Temukan Tapak Kaki Buaya

Spot Bagus, Pemancing Temukan Tapak Kaki Buaya

8491
0
Kondisi sungai yang berada di belakang kediaman Imuk dan tapak kaki buaya yang kerap ditemukan pemancing.(Foto Ist)

SANGATTA (9/9-2017)
Lokasi tempat Ny Salabiah (30) diterkam buaya muara diakui sejumlah pemancing merupakan lokasi favorit untuk memancing, namun dalam beberapa bulan terakhir spot yang banyak ikannya, diakui tiba-tiba seperti tidak ada ikannya.
Seorang warga Sangatta Utara bernama Coky menyebutkan, sekitar lokasi kerap menemukan tapak kaki buaya dengan ukuran besar. “Dulu sungai itu banyak ikannya, namun sekarang kok seperti kurang bahkan di beberapa lokasi ada bekas tapak kaki buaya, karenanya kami tidak lagi mancing di sungai itu,” cerita pegawai Pemkab Kutim.
Sementara beberapa warga sekitar TKP, termasuk Imuk (35) suami Salabiah membenarkan kerap melihat buaya berenang di sekitar TKP berukuran besar. Namun, mereka tidak menyangka jika monster sungai yang kerap hilir mudik itu, penghui sungai yang kerap banjir.
Seperti diwartakan, istri Imuk ini, Sabtu (9/9) pukul 05.00 Wita, menjadi korban keganasan penghuni anak Sungai Simono . Ia diterkam monster sungai sata mengambil air wudhu seraya cuci beras.
Buaya sempat menyeret Salabiah yang sudah tak berdaya namun terhalang kayu. Suara keributan di air ini, diketahui warga dan Imuk (35) suami korban sehingga dilakukan pertolongan bahkan suami Salabiah masuk sungai kemudian memukul kepala buaya. Akibat luka yang dialami Salabiah, mengenaskan, istri seorang petani ini dibawa ke RSU Kudungga Sangatta.
Dari pemeriksaan tim medis RSU Kudungga, warga RT 33 Singa Gembara ini mengalami luka serius pada tangan kanan. Diduga akibat tarikan sang monster, tangan ibu rumah tangga yang kesehariannya berkebun, patah selain itu terdapat luka robek dengan ukuran besar.(SK12)