Beranda kutim Suharman Harapkan Gedung Puskesmas Bengalon Diganti

Suharman Harapkan Gedung Puskesmas Bengalon Diganti

201
0
Kondisi Puskesmas Bengalon yang harus melayani ratusan orang setiap hari.

SANGATTA (21/2-2019)

                Suharman – Camat Bengalon akan memperjuangkan pembangunan gedung Puskesmas, Lokasi Tempat Pembuangan Sampah dan pasar. Kepada wartawan, Kamis (21/2) di Bengalon, ia menyebutkan Puskesmas Bengalon kondisinya tidak layak karena ruangan terbatas dan masih semi permanen.

Suharman – Camat Bengalon

                Disisi lain, pendudukan Bengalon diakui Suharman sudah mencapai 30 ribu jiwa yang terkonsentarsi di 4 desa seperti Sepaso Induk dan Sepaso Timur. “Bagaimanan warga Bengalon bisa mendapatkan pelayanan yang memadai jika kondisi Puskesmasanya saja dibangun pada tahun 1999 lalu, kemudian ditambah kiri dan kanan serta belakang saja,” ungkap mantan Camat Karangan ini.

                Ditemui di ruang kerjanya, pria yang akrab disapa Cono ini menyebutkan seiring peningkatan jumlah penduduk Bengalon yang berada diperingkat kedua setelah Sangatta Utara, tertentu berdampak terhadap kesehatan masyarakat terlebih belum adanya lokasi TPA. “Kalau satu KK saja sehari membuang sampah sampai satu kilogram, maka dapat dihitung berapa sampah ada sementara untuk TPS dan TPA belum ada, nah kalau kondisi ini dibiarkan akan berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan,” bebernya.

                Menyinggung pasar, diakuinya dengan penduduk yang berkembang, Bengalon sudah saatnya mempunyai pasar yang respentatif sehingga semakin memacu ekonomi rakyat selain itu memberikan nilai bagi daerah karena bisa menjadi salah satu penyumbang PAD.

                Namun yang menjadi kendala, sebut Suharman, di Bengalon belum ada lahan yang mendukung seperti untuk Puskesmas paling tidak dibutuhkan 2 hingga 4  Ha, Pasar  4 Ha dan TPA paling tidak 3 Ha. “Karena baru di Bengalon, saya akan membahasnya dengan kepala desa dan pihak perusahaan agar apa yang diharapkan warga Bengalon pada tahun 2020 sudah terealisasi karena kesemuanya pasti terkait dengan kesiapan lahan,” sebut  Suharman.(SK11)