Beranda ekonomi Suwandi : BUMDes Harus Berperan Aktif Dalam Penyediaan Air Bersih

Suwandi : BUMDes Harus Berperan Aktif Dalam Penyediaan Air Bersih

94
0
Salah satu PAMDes di Gunung Kidul yang berhasil mengolah lahan tandus menjadi sumber air dan pendapatan desa.

SANGATTA (28/8-2019)

                Kepala Bappemas Kutim Suwandi mengakui hampir 60 persen desa di Kutim belum merasakan nikmatnya air bersih, terutama dari PDAM Kutim. Untuk meningkatkan pelayanan publik terutama penyediaan air bersih, BUMDes diharapkan berperan agar kebutuhan air bersih terpenuhi terlebih Bupati Ismunandar menargetkan pada tahun 2020 semua desa bisa terlayani air bersih.

Kadis Bapemas dan Pemdes Kutim, Suwandi.

Didampingi Kabid SDA, Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pembangunan Kawasan Pedesaan, Jarnoko, dijelaskan pembangunan SPAMDES menggunakan APBD Kutim yang dikonekan dengan  PAMSIMAS yang diprogramkan  pemerintah pusat. “Jika ingin berkelanjutan, program PAMSIMAS harus didukung pendanaan sebesar 20 persen dari DD,” terang Suwandi.

Ia berharap, peserta  Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola SPAMDES dan PAMSIMAS yang terdiriaparat desa dan pemerhati air bersih di setiap desa benar mengambil ilmu dari narasumber  dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta yang selama ini memang menjadi tenaga pendamping Pemkab Kutim dalam pembangunan dan pengembangan SPAMDES dan PAMSIMAS. “PDAM Kutim juga hadir sebagai narasumber,” sebut Suwandi.

Suwandi menambahkan sejumlah desa di Gunung Kidul Yogyaka yang dikenal daerah tandus, namun berkat PAMSIMAS yang digelorakan pemerintah berhasil menyediakan air bersih bagi masyarakat. Menariknya, ujar Suwandi semua pengadaan air bersih di Gunung Kidul justru dikelola BUMDes yang kesemuanya melibatkan masyarakat.(SK3)