Beranda hukum Tenaga Kerja Lokal Diabaikan, Warga Kaliorang Portal Hauling PT KPP

Tenaga Kerja Lokal Diabaikan, Warga Kaliorang Portal Hauling PT KPP

1983
0
BERBAGI
Warga ketika memportal hauling batubara PT KPP Kaliorang.

SANGATTA (12/7-2018)
Sekitar 100 orang warga Kaliorang menggelar aksi protes terhadap PT Kalimantan Prima Perdana (KPP) mereka memprotres tidak diakomodirnya tenaga kerja lokal. Aksi yang dikoordinir Vinsen, Saifudin, Yakobus dan Neo ini berlangsung damai di Km 14 Houling PT Indexim Coalindo Kaliorang.

Indra dari PT KPP saat menemui warga masyarakat.
Aksi yang dimulai pukul 08.00 Wita awalnya berlangsung damai dengan harapan management bersedia menemui mereka. Mengantisipasi ke tindakan anarkis, Polsek Kaliorang bersama Koramil Sangkulirang melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat.
Namun setelah menanti 2 jam lebih, tak satupun perwakilan management datang, warga pengunjukrasa akhirnya melakukan penutupan hauling sehingga truk pengangkut batubara milik PTN KPP dan sub kontraktor lainnya tak bisa melintas.
Menjelang pukul 11.00 Wita, warga baru ditemui Indra dari PT KPP, ia datang bersama Simon Salombe dan Rusnomo perwakilan Camat Kaliorang. Dalam pertemuan yang hanya berdiri itu, warga minta penjelasan Indra soal penerimaan tenaga kerja yang lebih banyak warga pendatang terutama luar Kaltim.
Karena belum membawa data, Indra menjanjikan akan melakukan pertemuan lanjutan di Balai Desa Bangun Jaya Kaliorang, Selasa (17/7) mendatang. Dalam pertemuan lanjutan nanti, akan disampaikan kondisi ketenagakerjaan di PT KPP.
Setelah ada kesepakatan, warga akhirnya membuka portal yang sempat menahan aktifitas tambang lebih 1 jam. Namun, warga minta PT KPP transparan dan tidak bohong. “Kami akan bertindak lebih keras jika kami dibohongi, kami warga Kaliorang jangan hanya mendapat debu saja,” kata Vincent ketika dihubungi Suara Kutim.com.(SK12)