Beranda hukum Tim Panther Siap Bekuk Pelaku Kejahatan di Kutim

Tim Panther Siap Bekuk Pelaku Kejahatan di Kutim

469
0
Tim Panther bersama Kapolres AKBP teddy Ristiawan, Wakapolres dan pejabat Polres Kutim usai atraksi di Mapolres Kutim. (foto Polres Kutim)

SANGATTA (11/7-2019)

            Kian meningkatnya kasus kriminal di Kutim terutama Sangatta menjadi perhatian Kasat Reskrim AKP Yuliansyah. Dengan melibatkan para kanit dan tim Opsnalnya, AKP Yuliansyah berhasil membentuk Tim Panther yang bertugas memburu para kriminal. “Tim ini akan bergerak senyap namun mampu mengendus pelaku kriminal, filosofinya senyap tapi sekali menerkam tak akan melepas mangsanya,” jelas AKP Yuliansyah.

            Kenapa diberinama Panther atau Macan Kumbang, diakui karena sejenis  macan kumbang beberapa tahun silam banyak ditemukan di Kutim terutama di TNK. Karenanya, tim yang dibentuk Kasat Reskrim AKP Yuliansyah atas ide Kapolres AKBP Teddy Ristiawan ini menggunakan seragam hitam.

Tim Panther bersama Kasat Reskrim AKP Yuliansyah

            Diakui, tim yang berjumlah 10 orang, merupakan tim yang tak mengenal lelah dalam beroperasi untuk menemukan pelaku kejahatan. Kapolres Kutim AKBP Teddy menyebutkan, tim yang sudah lama terbentuk ini telah teruji dalam menangani sejumlah kasus meski harus berjibaku di hutan, kebun kelapa sawit serta tempat-tempat yang sudah terendus lokasi pelarian.

            “Pada HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019 ini yang sudah terlatih menggunakan senjata api laras panjang atau pendek, termasuk tanpa senjata diperkenalkan kepada masyarakat dengan melakukan menampilkan atraksi penindakan aksi perampokan,” beber Kapolres Teddy Ristiawan.

            Kapolres menandaskan penanggungjawab Tim Panther yakni Kasat Reskrim yang selalu siap 24 jam melakukan operasi. Meski demikian, diakui ada SOP yang menjadi standar dalam bergerak termasuk dalam melumpuhkan pelaku kejahatan.

            Meski ada tim Panther, baik kapolres maupun kasat reskrim sama-sama mengingatkan masyarakat tetap waspada dan tidak memancing pelaku kejahatan beraksi seperti saat mengambil uang dari bank sebaiknya tetap waspada, tidak lengah jika perlu membawa teman. “Kalau dalam jumlah banyak, sebaiknya minta pengawalan Polisi, lebih baik mencegah,” pesan kapolres.(SK11)