Beranda KABAR KALTIM Wagub Hadi Umpat Jua Ngulur Naga dan Belimbur

Wagub Hadi Umpat Jua Ngulur Naga dan Belimbur

244
0
Prosesi ngulir naga ke Kutai Lama Anggana yang diikuti Wagub Hadi Mulyadi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Pangeran Aji Muhammad Arifin, Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Bupati Kukar Edy Damansyah, Sekda Kukar Sunggono.(Foto Ist)

SANGATTA (15/9-2019)

Wagub Kaltm Hadi Mulyadi, bersama  Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Pangeran Aji Muhammad Arifin, Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Bupati Kukar Edy Damansyah, Sekda Kukar Sunggono, umpat (mengikuti,red) upacara mengulur naga dan belimbur di Tenggarong – Kukar.

Upacara yang dinanti-nantikan masyarakat ini, digelar di Depan Museum Mulawarman sekitar 400 meter dari Sungai Mahakam. Wagub Hadi Mulyadi, disela-sela prosesi ngulur naga untuk dibawa ke Kutai Lama – Anggana ini, menaruh harapan adat istiadat di Kaltim seperti Erau, dilestarikan. “Acara ngulur naga yang ditandai dengan belimbur, tentunya ada makna mendalam yang harus diresapi yakni menumbuhkan kesucian diri dan semangat membangun,” kata Hadi Mulyadi yang sebagian besar kerabatnya tinggal di Tenggarong.

Pemprov Kaltim, ujar Hadi,  mengapresiasi  Erau dan adat Kutai lainnya karena mempunyai makna dalam dimana semangat gotong royong ada didalamnya. Sepengetahuan Hadi, di kala ia kecil, Erau digelar masyarakat Kutai didukung Dayak, Bugis dan suku lainnya sehingga ketika Erau digelar disepanjang tepi Sungai Mahakam banyak kapal atau perahu masyarakat dari pedalaman yang datang untuk ikut menyermarakan Erau. “Mereka datang sendiri, membawa perbekalan sendiri termasuk menyajikan kesenian dan adat istiadatnya,” bebernya.

Iapun mengapresiasi semangat Pemkab dan masyarakat Kukar untuk menduniakan Erau sehingga Erau menjadi salah satu event kebudayaan yang menarik wisawatan manca negara.

Sementara itu,  Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah menerangkan upacara Adat Erau merupakan agenda budaya yang setiap tahun dilaksanakan. “Erau merupakan warisan budaya yang sudah turun temurun yang dipusatkan di Museum Keraton Kutai Kartanegara,” terangnya dihadapan ribuan masyarakat yang memadati Keraton Kutai diantaranya Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek, Dandim Balikpapan Kolonel Inf Muhammad Eliyas, Kasi Pers Korem 091 ASN Letkol Inf Windarto dan Forkopimda Kukar, tokoh masyarakat dan agama serta  Raja dan Sultan se Nusantara.(SK8)