Beranda hukum Warga Minta Operasi Terhadap Miras Berlanjut Termasuk Komix, Lem Rajawali dan Alkohol

Warga Minta Operasi Terhadap Miras Berlanjut Termasuk Komix, Lem Rajawali dan Alkohol

131
0

SANGATTA (22/12-2018)

                Operasi pemberantasan penjualan minuman keras termasuk tuak, mendapat dukungan masyarakat bahkan diminta terus digalakan hingga malam tahun baru berlalu. Harapan itu dikemukan sejumlah warga masyarakat ketika menghubungi Suara Kutim.com, Sabtu (22/12).

                “Kami sebagai warga masyarakat, senang Polisi dan Kodim Sangatta melakukan operasi  pemberantasan minuman keras, karena perederannya sudah mengkhawatirkan. Kami harapkan operasi terus dilakukan hingga malam tahun baru nanti, sehingga tidak ada warga yang menggelar pesta minuman keras dimalam tahun baru nanti,” pinta Suratman (45) warga Sangatta Utara.

                Dalam pesannya kepada Suara Kutim.com selain  minuman keras, ia juga minta aparat keamanan juga mengamankan tuak, alhkohol,  komix dan lem kayu. Menurut pria yang mengaku tinggal di Sangatta Lama ini, lem, alkohol, dan komix kerap digunakan kaum remaja untuk fly. “Tolong sampaikan atau beritakan, kami berharap komix, lem kayu merek Rajawali, alkohol juga dirazia karena benda-benda itu yang digunakan anak-anak untuk flyu atau mabuk-mabukan,” harapnya.

                Hal senada juga diungkapkan Tono (45), Abdul Rahman (35), Ramlah (30) serta Suardi (45) warga Sangatta Utara lainnya. Tono bahkan mengungkapkan beberapa benda yang digunakan anak-anak untuk fly atau mabuk-mabukan, dijual bebas dengan harga murah. “Komik itu oleh  Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) sejak bulan Juni tahun 2014 dilarang dijual bersama  130 merek obat lainnya karena   desktrometorfan yang dapat menganggu saraf manusia,” ungkap Tono yang mengaku prihatin obat batu cair ini terus saja diperjual belikan dengan bebas.

                Seperti diwartakan Jumat (22/12) kemarin, Polres Kutim dalam operasi cipta kondisi menemukan 1.304 botol miras berbagai merek serta 103 liter tuak. Minuman berkadar alkohol tinggi itu, dimusnahkan di halaman Mapolres Kutim.(SK4)