Beranda hukum Waspadai Kemarau, Ismu Minta PDAM Siaga

Waspadai Kemarau, Ismu Minta PDAM Siaga

532
0
Danau Telaga Bening Kecamatan Teluk Pandan yang mengering akibat kemarau berkepanjangan.

SANGATTA (1/7-2017)

Kondisi Sungai Kelinjau di Muara Ancalong saat ini akibat kemarau yang melanda Kutim.
Mengantisipasi kemarau panjang dan kekeringan, Bupati Kutim Ismunandar minta PDAM Tirta Tuah Benua Kutim mencari solusi terkait cadangan sumber air baku PDAM khususnya bagi warga kota Sangatta.
Peringatan itu, dikemukan Ismu, karena Sungai Sangatta menjadi satu-satunya sumber air baku utama bagi PDAM Kutim dalam menyuplai air bersih kepada warga kota Sangatta. “Belajar dari kemarau panjang yang pernah melanda Kutai Timur beberapa tahun lalu, debit Sungai Sangatta menjadi berkurang dan tidak bisa diolah menjadi air bersih. Sehingga mengganggu suplai air bersih warga,” kata Ismu.
Ia menaruh harapan, adanya kreasi dalam penyediaan cadangan air seperti membuat embung atau bendungan.
Selain khawatir akan ketersediaan air baku, Ismu juga merasa khawatir dengan kondisi Telaga Bening di Teluk Pandan yang pernah kering – kerontang akibat kemarau. Demikian dengan Sungai Bengalon serta beberapa sumber air baku PDAM Kutim. “Sebelum kemarau terjadi, sebaiknya mulai dipikirkan OPD terkait untuk penyediaan sumber air jangan sampai kemarau datang baru diprogramkan, saat ini masih musim hujan sehingga embung atau bendungan yang dibuat bisa terisi,” bebernya.
Ismu mencatat sejumlah kecamatan rawan kekeringan yang berdampak terganggunya kesehatan masyarakat akibat lahan terbakar, minimnya ketersediaan air bersih. “Kepada masyarakat, diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau kebun jika kemarau karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan,” pesannya belum lama ini ketika ditanya Suara Kutim.com seputar ancaman kemarau tahun 2017.(SK3)