Beranda ekonomi Yusuf T Silambi Pertanyakan Kinerja Perusda

Yusuf T Silambi Pertanyakan Kinerja Perusda

346
0

KEBERADAAN sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mendapat subsidi Pemkab Kutim, menjadi perhatian Yusuf T Silambi – anggota DPRD Kutim. Sorotan kader PDI Perjuangan ini tiada lain karena BUMD yang ada belum memberikan dampak positif terhadap PAD Kutim, meski secuil.
Ia menilai, Perusda atau BUMD Kutim selama ini cukup besar menerima suntikan dana dari Pemkab Kutim namun belum ada hasil apa-apa terhadap penerimaan APBD. “Jika stagnan, sebaiknya perlu evaluasi manajemennya,” saran anggota Fraksi PDi Perjuangan ini.
Anggota Komisi B ini mengakui masalah Perusda menjadi pembahasan intensif di Komisi B, termasuk untuk menilai kinerja manajemen dan geliat Perusda. “Sering disikusikan di Komisi B pengembangan Perusda kedepan, sehingga bisa menjadi salah satu sumber PAD bagi daerah. Namun hingga kini, belum ada solusi yang ditawarkan dari manajemen Perusda,” ungkapnya.
Yusuf T Silabi melihat ada sesuatu yang iungin ditutupi manajemen Perusda, termasuk kendala yang dihadapi. “Kita tidak mengetaui ada masalah apa dalam tubuh manajemen Perusda, sehingga tidak transparan dalam penyampaian kendala yang dihadapi,” bebernya.
Ia menandaskan, jika tidak ada modal kerja sebagai alasan untuk tidak bekerja dinilainya kurang etis, lantaran Perusda memiliki kewenangan dan kebijakan dalam arti dorongan dari pemerintah. “Kalau tidak dilakukan dengan segala evaluasi dan kontrol balik terkait apa kelemahan dan kelebihannya dipastikan tidak akan berjalan,” ungkapnya.
Dalam kacamatanya, Perusda sudah full bisnis dan berorentasikan profit karenanya harus bicara peluang usaha, pengembangan aktifitas serta menguntungkan. “Dimana-mana jika Perusda dijalankan dengan baik, dengan keputusan dan kebijakan dari pemerintah pasti akan berhasil seperti Perusda di Samarinda dan Tenggarong, berhasil. Lantas apa bedanya dengan yang dimiliki Pemkab Kutim,” jelasnya.(ADV-59/DPRD KUTIM)