Beranda ekonomi 10 PKS Diresmikan Menko Perekonomian di Maloy

10 PKS Diresmikan Menko Perekonomian di Maloy

1353
0
Menko Perekonomian Chairul Tanjung Saat Meresmikan PKS di Maloy
MALOY,Swara Kaltim
   Mentri Koordinator  Perekonomian  Chairul Tanjung, optimis Kutai Timur (Kutim) terutama kawasan Maloy berkembang  pesat dan masyarakatnya sejahtera.  Ia melihat, perkembangan perkebunan kelapa sawit mampu memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.
            Saat meresmikan sejumlah Pabrik Kelapa  Sawit (PKS) diantaranya  milik PT Indonesia Plantation Synergy (IPS), PT Khaleda Agro Prima Valinda, PT Telen, PT Sasana Yudha Bakti dan PT Cahaya Tiara Plantation termasuk sejumlah pabrik di Kabupaten Berau, Selasa (16/9),  menilai perkebunan kelapa sawit secara langsung memberikan andil besar dalam usaha pemerintah mengentaskan kemiskinan.
            Menurut Chairul Tanjung, saat ini perkebunan kelapa sawit di Indonesia mengalami perkembangan pesat sehingga ia menaruh harapan perkebunan yang ada juga tidak semata memproses  CPO tetapi produk lainnya. “Kedapan, perusahaan- perusahaan  kelapa sawit tidak  bertahan sampai mendirikan pabrik CPO tetapi sampai ke produk lainnya yang jumlahnya ratusan jenis diantaranya minyak makan,  magarine dan parfum,” imbuhnya.
            Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyebutkan perkebunan kelapa sawit di Kaltim mengalami perkembangan pesat dari lima tahun terakhir. Ia mengakui  Kutim sudah mampu mencapai target Pemprov Kaltim dalam pembukaan sejuta hektar kebun sawit.  “Dampak kehadiran perkebunan kelapa sawit di Kutim dan Kaltim, sudah dirasakan masyarakat terutama sekitar perkebunan dimada terjadi hubungan harmonis antara perusahaan dengan perusahaan sehingga masyarakat banyak terserap di sektor perkebunan kelapa sawit,”  ungkap pria yang biasa disapa dengan AFI ini.
            Wabup Ardiansyah Sulaiman menerangkan semenjak perkebunan kelapa sawit berkembang  beberapa tahun terakhir, perekonomian Kutim meningkat signifikan. Bahkan, kedepan di Kutim diakui Ardiansyah tidak ada warga miskin. “Semakin meluasnya perkebunan kelapa sawit di Kutim, juga semakin membuka lapangan kerja bagi warga Kutim bahkan banyak pekerja didatangkan dari luar daerah,” ungkap Ardiansyah.

            Kunjungan Menko Chairul Tanjung ke kawasan KIPI Maloy selain didampingi Gubernur Awang Faroek Ishak, juga Ketua DPRD Kaltim, Plt Gubernur Kaltar Irianto Lambrie, Kapolda Kaltim, Wamen  Perhubungan, Wamen Pertanian, dan Pekerjaann Umum. (SK-05)
Artikulli paraprak4.432 Sudah Menerima Kartu Seleksi CPNS
Artikulli tjetërKIPI Maloy Dilaporkan ke Presiden SBY