Beranda foto 21 Ribu Pil LL, 557 Gram Shabu, hingga Senjata Api Dimusnahkan Kejari...

21 Ribu Pil LL, 557 Gram Shabu, hingga Senjata Api Dimusnahkan Kejari Kutim

209
0
Pemusnahan barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum (Pidum) yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Incracht) oleh Kajari Kutim Henriyadi beserta perwakilan instansi terkait di halaman kantor Kejari Kutim, Kamis (29/9/2022)

SuaraKutim.com, Sangatta — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur, Kamis (29/9/2022), menggelar pemusnahan barang bukti (BB) dari sejumlah perkara tindak pidana umum yang telah ditangani oleh Kejari Kutim. Lebih dari 557 gram Narkotika jenis Shabu, 21ribu pil dobel L (LL), beserta puluhan telepon seluler dan alat timbangan elektrik, dimusnahkan di halaman kantor Kejari Kutim.

Dipimpin langsung Kepala Kejari Kutim, Henriyadi W Putro, satu persatu narkotika Shabu dan pil LL yang merupakan barang bukti dari perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Incracht) tersebut dikeluarkan dari plastik pembungkusnya dan dimasukkan ke dalam mesin blender yang telah disiapkan, kemudian diblender dan dibuang ke dalam saluran toilet.

Pemusnahan barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum (Pidum) yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Incracht) oleh Kajari Kutim Henriyadi beserta perwakilan instansi terkait di halaman kantor Kejari Kutim, Kamis (29/9/2022)

Pemusnahan ini juga turut disaksikan sejumlah instansi terkait, seperti Polres Kutim, Pengadilan Negeri (PN) Kutim, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kutim.

Tidak hanya berupa BB dari kasus narkoba, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pemusnahan barang bukti dari sejumlah kasus tindak pidana umum lainnya, seperti pembunuhan, penganiayaan, pencurian, perjudian hingga Undang-undang Darurat, berupa kepemilikan senjata api rakitan yang dimusnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan mesin pemotong besi.

“Alhamdulillah, pagi ini kita bersama-sama melakukan pemusnahan barang bukti dari sejumlah kasus tindak pidana umum, mulai dari perkara narkotika, penganiayaan, pencurian, penggelapan hingga kepemilikan senjata api atau Undang-undang Darurat. Alhamdulillah juga semua elemen juga menyaksikan dan ikut memusnahkan,” ucap Kajari Kutim, Henriyadi W Putro kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan, Kamis (29/9/2022).

Dijelaskan, jika barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara pidana yang ditangani sejak bulan April hingga September tahun ini.

“Jadi ini (barang bukti, red) dari perkara yang ditangani sejak bulan April hingga September tahun ini. Total keseluruhan perkara yang barang buktinya kita musnahkan ini berjumlah 100 perkara,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Henri, dari perkara yang ada memang masih didominasi kasus narkotika, sebayak 74 perkara.

“Perlu menjadi perhatian khusus, karena perkara yang kami tangani memang masih didominasi kasus narkotika. Ini membuktikan jika peredaran narkotika di Kutim cukup tinggi, sehingga perlu perhatian dan keterlibatan semua elemen masyarakat untuk turut mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika ini,” pungkasnya.(Red/SK-1)

Artikulli paraprakSiapkan Hadiah Puluhan Juta, PAC Pemuda Pancasila Bengalon, Gelar Turnamen di Hari Sumpah Pemuda
Artikulli tjetërTerdapat 55,301 Jiwa penduduk miskin extream di Kutai Timur, Wabub Minta Di Validasi Ulang