Beranda hukum 3 Perampok di Teluk Pandan Terbukti Bersalah

3 Perampok di Teluk Pandan Terbukti Bersalah

908
0
Terdakwa Boy saat dibawa ke ruang sidang untuk mendengarkan tuntutan JPU Andi Aulia Rahman, sama dengan terdakwa lainnya.

SANGATTA (8/5-2018)
Tiga terdakwa perampokan di kediaman Sabarra (59) warga Teluk Pandan yakni Har alias Boy, Da dan Al, masing-masing dituntut hukuman penjara. Tuntutan hukuman disampaikan Andi Aulia Rahman – dalam persidangan lanjutan, Selasa (8/5) di Pengadilan Negeri (PN) Sangatta.
Dalam sidang yang dipimpin Ketua PN Sangatta Tornado Edmawan, terdakwa Boy dituntut 17 tahun karena terbukti melakukan pencurian dengan kekerasan yang berakibat meninggalnya Sabarra serta lukanya korban lain.
Meski Boy yang pernah terlibat kasus pidana dan dihukum penjara, selalu membantah dakwaan jaksa, namun sejumlah saksi yang dihadirkan diantarnya yakni Da dan Al membenarkan jika perencanaan perampokan dimatangkan di kediaman Boy di Lok Tuan, bahkan mobil Boy yang digunakan.
Meski Boy membantah, kata Jaksa Andi Aulia Rahman, ia tidak bisa membuktikan ketidakterlibatannya kecuali menyatakan BAP direkayasa sementara ada saksi kuat dan bukti lainnya yakni mobil yang digunakan adalah milik terdakwa Boy. “Perbuatan terdakwa Boy terbukti melanggar pasal 365 KUHP, bahkan karena takut ditangkap terdakwa melarikan diri ke Muara Jawa Kukar bersama Al hingga ditangkap akhir tahun 2017 lalu,” beber Jaksa Andi.
Meski terbukti melakukan perampokan menggunakan mobilnya, namun JPU Andi Aulia Rahman tidak merampas mobil Boy. Sementara beberapa barang bukti lainnya, sebagian disita untuk dimusnagkan.
Terhadap terdakwa Da dan Al, yang terlibat dalam aksi yang terjadi Desember 2016 ini, dituntut masing-masing 16 tahun penjara dipotong selama dalam masa tahanan. “Hari ini kalian dituntut hukuman oleh jaksa, sidang nanti giliran kalian untuk menyampaikan pembelaan baik secara tertulis maupun lisan,” kata Hakim Tornado Edmawan sebelum menutup persidangan.(SK12)

Artikulli paraprakSmart City Permudah Pelayanan Publik
Artikulli tjetërPAD Sektor Pariwisata Menjanjikan, Namun Pemkab Belum Bisa