Beranda hukum Ivan : Paslon dan Timses Tidak Tampilkan Simbol – Simbol Agama dan...

Ivan : Paslon dan Timses Tidak Tampilkan Simbol – Simbol Agama dan Ormas, Demi Menjaga Kamtibmas Kaltim

495
0

SAMARINDA (27/9-2020)

                Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berharap salama masa kampanye Pilkada Tahun 2020, pasangan calon dan tim sukses, benar-benar menjaga Kamtibmas agar  Kaltim tetap damai, aman dan demokratis.

                Harapan itu, kata Kepala Biro Humas Kaltim M Syafranuddin, karena sudah ada pasangan calon dan timsesnya yang melibatkan symbol-simbol agama dan suku serta ras di masa kampanye terutama melalui media sosial (Medsos). “Jika kondisi ini terus dibiarkan, bisa berdampak terhadap perpecahan di masyarakat karena beda pilihan atau dukungan,” ungkapnya.

                Menurut pria yang akrab disapa Ivan ini, dalam beberapa postingan di media sosial yang ia pantau kerap ditemukan postingan yang bisa membuat perpecahan dalam masyarakat karena secara nyata menyebutkan agama dan suku untuk mendukung salah satu Paslon.

                Ditegaskannya, imbauan menjaga Kamtibmas agar tetap terjaga baik, telah berulang kali disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor. Bahkan Mendagri Tito Karnavian dalam SK Pengangkatan 5 Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Dearah, Sabtu (26/9) juga mengingatkan masalah keamanan tetap terjaga salama Pilkada berlangsung. “Dikhawatirkan, jika dalam organisasi masyarakat terjadi perbedaan aspirasi pilihan bisa berdampak keharmonisan dalam Ormas terlebih tujuan pendirian Ormas baik keagamaan maupun suku atau adat bukan untuk politik praktis tetap memperkuat kebersamaan termasuk pelestarian adat istiadat,” beber mantan  Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Kewaspadaan Badan Kesbangpol Kutim ini.

                Disebutkan, dalam pasal 5 dan 6 Undang-Undang  Organisasi Kemasyarakatan, sudah jelas akan peran Ormas. “Terkait kemana aspirasi pengurusan dan anggota Ormas dalam menyalurkan aspirasinya merupakan hak pribadi yang dijamin UU,” tandasnya.(SK8)

Artikulli paraprakAwas, Pasien Korona di Kaltim Sudah Melampaui 8 Ribu Orang
Artikulli tjetërMenkominfo : SMSI Berperan Menyehatkan Demokrasi