Sebagai kecamatan yang berada di tepi Selat Makasar, menjadikan Sangkulirang ini kaya dengan potensi perikanan dan kelautan.

SANGATTA,Suara Kutim.com (30/3)
Kecamatan Sangkulirang masih luas dan jangkauan pelayanan publik dirasakan belum maksimal, sehingga lahir pemikiran untuk kembali memekarkan salah satu kecamatan tertua di Kutim ini.
Camat Sangkulirang Tadjuddin, menyebutkan dari 15 desa yang ada 9 desa mengusulkan pembentukan kecamatan Sangkulirang Seberang. Wacana pemekaran itu, kata Tadjudin disampaikan sejumlah kepala desa saat bertemu dengan anggota DPRD Kutim. “Desa yang mengususulkan agar menjadi Kecamatan Sangkulirang Seberang yakni Desa Perupuk, Tanjung Manis, Kerayaan, Peridan, Saka, Mandu Dalam, Mandu Lura, Tepian Terap, dan Pelawan,” sebut Tadjudin.
Terhadap keiginan sejumlah kepala desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD) dinilai Tadjudin hal lumrah demi pelayan publik. Terhadap pembagian pembangunan yang disampaikan kepala desa, Tadjudin mengakui tidak bisa berbuat banyak karena penentuan porsi pembangunan sudah melalui mekanisme yang ada.
Kepala Desa Saka Nanang Amrullah menyebutkan infrastruktur didesanya buruk lantaran masih ditimbun oleh tanah berliat. Kemudian, proses administrasi kepentingan penduduk terlalu jauh sehingga perlu waktu dan biaya besar, selain itu fasilitas kesehatan jauh dari memadai dan tidak layak untuk dimanfaatkan. “Kami kerap mengusulkan melalui Musrenbang kecamatan namun juga tidak membuahkan hasil. Memang ada sebagian yang diberikan namun lagi-lagi tidak sebanding dengan harapan warga,” sebut Nanang.(SK-08)

Artikulli paraprakNaik Status, RSU Kudungga Tambah Dokter Spesialis
Artikulli tjetërUce Setuju Polwasbang Dibentuk, Agar Sangatta Tertata