Beranda hukum AF Suka Berbelit-Belit Memberikan Keterangan

AF Suka Berbelit-Belit Memberikan Keterangan

0

Loading

SANGATTA (27/9-2017)
AF bin Suj, yang tega menggauli anak kandungnya hingga melahirkan, Rabu (27/9) kembali menjalani persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dilanjutkan pemeriksaan terdakwa. Saksi yang dihadirkan yakni bidan yang menagani persalinan, Damar (16) sebelum dibawa ke RSU Kudungga.
Namun, siapa dan bagaimana pengakuan AF selama persidangan tidak bisa diketahui, karena persidangan berlangsung tertutup. Sebelumnya, Jaksa I Nengah Gunarta menhadirkan Damar sebagai saksi utama. “Saat dimintai keterangannya, terdakwa suka berbelit-belit memberi keterangan namun ketika diingatkan dengan keterangan korban baru ia mengakui,” ujar I Nengah seusai sidang.
Dalam dakwaanya, Jaksa I Nengah Gunarta menuding AF mencabuli Damar yang tiada lain anak kandungnya sendiri, hingga mengandung dan melahirkan. Saat membacakan surat dakwaanya dihadapan majelis hakim yang terdiri Marjani Eldiarti sebagai ketua dibantu Nurachmat dan Andreas Pungky Maradona, diungakpak AF secara berulang dan dengan bujuk rayu melakuklan pecabulan kepada Damar yang tiada lain anak kandung sendiri.
Perbuatan AF bertentangan dengan pasal 81 ayat (1) ayat (3) Jo Pasal 76 D Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Selai itu, AF didakwa melanggar Pasal 81 ayat (1) ayat (2) Jo Pasal 76 E Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. “Perbuatan a susila AF kepada Damar, dilakukan sejak Kamis , 3 Juni 2016 hingga 27 September 2016. Perbuatan AF kepada korban terjadi di Kampung Kajang Sangatta Selatan, sebelumnya korban sempat diancam seperti ditinggalkan biar kelaparan,” terang I Nengah sesuai sidang yang digelart tertutup.
AF yang lahir di Jombang dan selama ini tinggal di Palaran Samarinda, ketika becerai dengan istri tinggal di Kampung Kajang Sangatta Selatan bersama Damar. “Waktu itu mabuk ,” aku AF seraya menerangkan Damar “digarapnya” ketika masih berusia 13 tahun.
AF yang mengaku mempunyai 4 orang anak dan Damar sebagai anak tertua, mengakui saat mengauli anak tertuanya dalam keadaan mabuk dan tak sadar. “Aku hanya empat kali mengaulinya, yang ketiga sudah mentruasi dan yang keempat itulah Damar hamil,” cerita AF yang seraya menyebutkan ketiga adik DAMAR tinggal bersama mantan istrinya di Samarinda.
Kasus hubungan sedarah ini terungkap ketika Damar diduga menelantarkan anaknya di RSU Kudungga Sangatta. Ketika ditelusuri polisi, ternyata bayi malang yang diberi nama FNS ini hasil hubungan AF dengan Damar yang tiada lain ayah dan anak.(SK12)