Beranda ekonomi APBD Tahun 2014 Melampaui Target Dilaporkan Bupati ke Wakil Rakyat

APBD Tahun 2014 Melampaui Target Dilaporkan Bupati ke Wakil Rakyat

1300
0
LKPJ APBD : Bupati Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan Nota RAPBD Tahun Anggaran 2014 yang melampaui target.

SANGATTA,Suara Kutim.com (9/7)
Pendapatan APBD Kutim tahun 2014 lalu ternyata mencapai Rp3,3 triliyun, bisa dikatakan melampaui Rp3,1 triliyun seperti ditargetkan dalam APBD. Pendapatan dari PAD mencapai Rp213 M.
Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam rapat paripuran DPRD yang dipimpin Mahyunadi, Kamis (9/7) siang menerangkan dari transfer mencapai Rp3,020 triliun sedangkan target Rp3,23 triliyun. Sedangkan pendapatan yang sah juga melampaui target yakni dari Rp72,5 M sementara target Rp71,8 M.
Dalam nota pengantar RAPBD tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2014, Bupati Ardiansyah menyebutkan realisasi belanja pada tahun 2014 mencapai Rp3,28 triliyun dari dana yang dialokasikan Rp3,56 triliyun.
Dalam belanja operasi yang outputnya non fisik, diuraikan mencapai Rp1,81 trilyun dari alokasi Rp2 triliyun. Sementara belanja operasi yang terealisasi besar yakni bantuan Rp154 M dan hibah Rp105 M. Sementara belanja modal terealisasi Rp1,45 trilyun daru target Rp1,55 triliyun. Terhadap belanja tidak terduga hanya terealisasi Rp820 juta dari alokasi Rp3 M. “Belanja tak terduga diarahkan untuk penanggulangan bencana alam, bencana sosial serta masa tanggap darurat untuk pencegahan gangguan Kamtibmas,” terang bupati.
Dalam laporannya yang ringkas namun disertai dengan lampiran, dikatakan pembiayaan dialokasikan untuk pembentukan dana cadangan sebagai persiapan pelaksanaan program tertentu. Selama tahun 2014, penerimaan pembiayaan mencapai Rp408,61 M dari target Rp401,94 M.
Terhadsap asset Pemkab Kutim, dilaporkan hingga tahun akhir 2014 mencapai Rp9,9 triliyun yang terdiri aser lancar Rp686 M, investasi jangka panjang Rp208 M, asset tetap Rp9,01 trilyun yang terbesar pada jalan, irigasi dan jaringan, gedung dan bangunan serta tanah.
Dihadapan 22 anggota dewan, Bupati Ardiansyah secara terbuka menyebutkan Pemkab Kutim masih ada kewajiban sebesar Rp376 M terdiri utang kepada pihak ketiga Rp969 ribu, utang jangka pendek Rp50 M dan utang jangka panjang sebesar Rp325 M.
Dipenghujung LPKJ, Bupati Ardiansyah menyampaikan penghargaan kepada Pimpinan dan anggota DPRD Kutim yang berparan aktif dalam proses pemerintahan dan pembangunan, hal serupa ia sampaikan kepada jajaran Polres, Kodim 0909 Sangatta serta Lanal dan anggota Forkominda yang ikut menjaga keamanan Kutim. “Penghargaan dan terima kasih saya sampaikan semua SKPD yang telah melaksanakan tugas dengan baik,” kata orang nomor satu di Pemkab Kutim ini.(SK-04/SK-011)

Artikulli paraprakSambil Ngabuburit, DD Perkosa Si di Sekolah
Artikulli tjetërTerdakwa Korupsi, Masih Berani Pesta Sabu-Sabu