Beranda kutim haji Arafah Menjadi Lautan Manusia, Masuk WC Antri Lama

Arafah Menjadi Lautan Manusia, Masuk WC Antri Lama

960
0
Situasi tenda jamaah Kloter 15 Balikpapan yang diantaranya terdapat 31 jamaah asal Kutim.

SANGATTA (10/8-2019)

                Padang Arafah kini telah menjadi lauatan manusia dengan pakaian serba putih yakni ihram – dua lembar kain tanpa jahit. Hilir mudik jamaah di kawasan Arafah menandai waktu wukuf tidak lama lagi. Sementara jamaah yang baru masuk terutama warga Makkah, terus berdatangan sehingga membuat kawasan Arafah semakin padat dengan jamaah yang akan melaksanakan wukuf pada pukul 12.30 WAS atau 18.30 WITA nanti.

Basrie – Ketua Rombongan Jamaah Haji Kutim di Kloter 15 Balikpapan

                Subhan – Kontributor Suara Kutim.com di Arafah menyebutkan seluruh pintu masuk Arafah dijaga ketat arapat keamanan Arab Saudi. Semua kendaraan dicek kelengkapan surat menyuratnya, terutama ijin bisa masuk Arafah. “Pemantauan dari udara juga dilakukan aparat keamanan Arab Saudi, mereka menggunakan sejumlah helikpoter yang terus menerus berputar di areal Arafah, Musdalifah dan Mina,” terang Subhan.

                Terkait posisi jamaah haji Indonesia, disebutkan semua berada dalam areal Arafah bahkan menempati kawasan yang sudah hijau dengan pepohonan diantaranya Pohon Soekarno. Dengan banyaknya pohon di kawasan Arafah, jamaah merasa nyaman sehingga mereka bisa berada di luar tenda.

                Basrie – Ketua Rombongan jamaah haji Kutim yang tergabung di  Kloter 15 Balikpapan, menerangkan mereka beruntung mendapatkan kawasan  dengan pohon rindang. “Kami tergabung di Maktab 60, Alhamdulillah berada dalam kawasan yang banyak pohonnya,” terang pria yang kesehariannya bertugas di Dinas PMK Kutim ini.

Jamaah wanita saat antri ke WC di Arafah

                Terkait situasi di Arafah, ia mengakui jamaah harus banyak-banyak bersabar, istifar dan memohon perlindungan Allah SWT. Cuaca yang mencapai 40 derajat di pagi hari, diakui membuat gerah jamaah namun pengelola maktab menyediakan air luar biasa banyak.  “Ujiannya memang luar biasa, kita harus benar-benar sabar. Untuk ke WC saja harus antri berjam-jam,” kata Basrie.(SK11)

Artikulli paraprakKemarin, JR Diamankan Polres Luwu Utara
Artikulli tjetërMahasiswa STENUS KKN di Bengalon