Beranda hukum Perbaiki Baling-Baling Kapal, Ulla Diterkam Buaya Bengalon

Perbaiki Baling-Baling Kapal, Ulla Diterkam Buaya Bengalon

3671
0

SANGATTA (8/7-2019)

                Buaya Sungai Bengalon kembali beraksi, seorang pekerja PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) bernama Ulla (30), Ahad (7/7) petang menjadi korban. Kepala Desa Muara Bengalon, Uskar kepada Suara Kutim.com menerangkan korban diterkam saat memperbaiki ponton.

                Dijelaskan, Ulla yang sudah lama bekerha di KIN setiap hari bertugas melayani karyawan dan kendaraan PT KIN menyeberang Sungai Bengalon. “Informasinya, Ulla sedang memperbaiki baling-baling ponton bersama Amran – teman satu kerjanya. Tak menyadari, ketika berada dalam air, ada buaya,” terang Uskar.

                Jasad Ulla, terang Uskar ditemukan beberapa meter dari TKP namun sudah mengarah ke muara Sungai Bengalon. Meski sudah ditemukan, namun sebut Uskar, kondisi jasad Ulla sangat mengenaskan. Melihat keadaan jasadnya yang mengenaskan itu, perangkat desa bersama warga berencana segera memakamkan namun orang tua korban meminta untuk dibawa ke Bontang. Orang tuanya minta dimakamkan di Bontang, karena karabatnya banyak di Bontang sehingga Senin pagi jasad almarhum Ullah dibawa ke Bontang namun sebelumnya dibawa ke RSU Kudungga Sangatta,” terang Uskar.

                Uskar mengakui kawasan PT KIN merupakan habitat buaya muara, ia membenarkan tidak sedikit warga yang diterkam monster sungai yang mempunyai cengkraman kuat bahkan bisa membanting sekor banteng dewasa. “Kami sudah wanti-wanti warga dan masyarakat akan kondisi Sungai Bengalon ini, karena banyak buaya muara yang terkenal keganasannya,” kata Uskar.

                Terkaiit bagian tubuh Ulla yang belum ditemukan dan kemungkinan ada dalam perut buaya, Uskar mengajui kerabat korban akan melakukan pencarian dengan mendatangkan pawang. Namun, ia mengaku belum mengetahui apakah pencarian sudah dilakukan atau belum karena ia sedang dalam perjalanan ke Samarinda.(SK11)

Artikulli paraprakBPK Minta Pola Bansos dan Hibah Dirubah, Termasuk Untuk Makanan Tahanan
Artikulli tjetërCatatan Perjalanan Haji (52)