Beranda ekonomi Banjir Landa Pedalaman Kutim, Jalan Mulai Terendam

Banjir Landa Pedalaman Kutim, Jalan Mulai Terendam

5770
0
Sebuah kendaraan pembawa sembako terjebak banjir di Jalan Sebulu - Muara Bengkal, sehingga harus didorong agar tidak tenggelam dan terbawa arus.

SANGATTA,Suara Kutim.com (26/12)
Sungguh malangnya nasib warga di pedalaman Kutai Timur (Kutim) terutama yang selama ini tinggal di Busang, Long Mesangat, Muara Ancalong dan Muara Bengkal. Untuk berpergian ke Samarinda atau Sangatta, harus menempuh perjalanan berat dan melelahkan.
Bahkan mereka kerap bermalam di hutan dengan ketersediaan makanan dan minuman terbatas, jika sampai lebih 2 hari dipastikan kelaparan. Camat Busang Darius belum lama ini mengungkapkan, akibat hujan jalan dari dan ke Busang , rusak berat. “Selama ini masyarakat hanya mengandalkan jalan milik perkebunan kelapa sawit, upaya perbaikan tentu dilakukan namun jika kondisi cuaca mendukung,” ungkapnya.
Selain jalan rusak, warga juga kerap berhadapan dengan banjir yang melanda sejumlah ruas jalan diantaranya sekitar Sedulang Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Informasi yang diperoleh Suara Kutim.com warga yang melintas jalan milik perusahaan kayu ini mau tidak mau harus melewati banjir agar tidak terjebak di hutan. “Resikonya, bisa mogok akibat mesin terendam,” kata Syahran warga Muara Ancalong.
Disebutkan banjir mulai menenggelam jalan-jalan di pedalaman Kutim terutama yang berada di tepi sungai diantaranya Desa Kelinjau Ilir dan Uku, Muara Bengkal serta Senyiur. Meluapnya sungai akibat hujan yang terus turun dalam beberapa hari terakhir.(K1/SK12)

Artikulli paraprakGubernur Minta Daerah Bayar Gaji dan Tunjangan Guru Non PNS Serta Menyediakan Dana Operasional Dikmen
Artikulli tjetërPedagang Miras Tingkatkan Stock Menyambut Tahun Baru