Beranda kutim Bantuan Masyarakat Sangatta Langsung Diterima Korban Gempa Bumi dan Tsunami

Bantuan Masyarakat Sangatta Langsung Diterima Korban Gempa Bumi dan Tsunami

1364
0
Warga korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala saat menerima bantuan masyarakat Sangatta yang dihimpun melalui sejumlah masjid dan dikumpulkan di Masjid Nurul Iman Bukit Pelangi.

SANGATTA (9/10-2018)
Tugas berat yang diemban Marjan – pengurus Masjid Nurul Iman Al-Qubaiyah Bukit Pelangi Sangatta Utara, tuntas. Satu persatu amanat warga Sangatta Utara ia sampaikan ke korban gempa bumi dan tsunami di Palu – Sulteng.
Bantuan yang dihimpun dari Masjid Al Kausar Bumi Etam, Masjid Al Ikhlas Lemba Hijau, Masjid Baiturrahman Panorama, Masjid Al Huda Dayung, Masjid Al Falah Munte, Masjid Al Muhajirin Tongkonan Rannu, Masjid Al Anshor Gang Durian dan Masjid Nurul Iman Al Qubaiyah Bukit Pelangi, ia bagikan ke Pesantren Kawatuna Palu, Pengungsi di Sirenja dan Siduene Donggala. “Alhamdulillah, semua bantuan yang dihimpun dari sejumlah masjid itu telah kami sampaikan ke korban yang berada di sejumlah pengungsian,” terang Marjan seraya menambahkan untuk Sigi bantuan yang disalurkan 10 dus mie instan dan 125 Kg beras.
Kepada Suara Kutim.com dijelaskan bantuan warga Sangatta yang berjumlah 3 truk kemudian dibawa ke Palu menggunakan KRI 591 Surabaya, merapat di Palu, Senin (8/10) pagi. Namun untuk bongkar barang, baru bisa dilakukan setelah shalat dzuhur. “Meski yang kami bawa tampak banyak, ternyata ketika harus dibagi-bagi demi pemarataan masih jauh dari kebutuhan warga. Karenanya, selain saya ada Pak Zul dari Lanal Sangatta dan Irwan dari Tagana yang membagikan semua bantuan dengan tujuan lokasi berbeda,” terangnya.
Ditanya kondisi warga, Marjan mengakui memprihatinkan dan masih memerlukan bantuan serius terlebih mereka belum punya tempat tinggal sehingga harus tinggal di tenda yang kerap diterpa angin. “Meski baru beberapa hari di Palu, kami sangat merasakan apa yang dialami korban semua terbatas,” cerita jamaah Masjid Nurul Iman Bukit Pelangi.(SK11)

Artikulli paraprakVenue Porprov Belum Siap, Sejumlah Cabor Minta Lokasi Tanding Dipindah Dari Kutim
Artikulli tjetërPeningkatan Potensi Pertanian Perlu Perhatian Lebih