Beranda kutim Basarnas Kerahkan 6 Orang, Menwa Stiper 15 Orang

Basarnas Kerahkan 6 Orang, Menwa Stiper 15 Orang

1423
0
LEBAT : Kecamatan Karangan merupakan salah satu kecamatan pemekaran Kecamatan Sangkulirang, kondisi wilayahnya masih hutan

SANGATTA,Suara Kutim.com
Pencarian terhadap Mahardi (21) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Sangatta yang diduga hilang di hutan Karangan, Senin (19/1) subuh tadi, dilanjutkan Selasa (20/1) besok.
Sementara tim bantuan dari Menwa Stiper serta Basarnas Sangatta, kini sedang dalam perjalanan ke Karangan. Koordinator Basarnas Sangatta, Bongga L dihubungi, Senin petang menyebutkan pencarian akan dilakukan efektif Selasa pagi. “Tim pencari dari Sangatta akan melakukan Selasa besok, karena perjalanan yang ditempuh cukup melelahkan selain itu harus ada pemulihan tenaga sebelum beraktifitas,” ujar pria yang disapa Leo ini.
Basarnas Sangatta menerjunkan 6 personil, sementara Resiman Menwa Stiper mengerahkan 15 orang. Berdasarkan laporan diterima Basarnas, Mahardi yang masih duduk dibangku semester satu sedang mengukuti kegiatan persiapan pertemuan pencinta alam se Kaltim yang digelar bulan depan.
Seperti di wartakan, kabar hilangnya mahasiswa Fakultas Pertanian ini diterima Senin (19/1) siang. Mahasiswa asal Sulsel ini, Mahardi ke Karangan bersama tiga rekannya namun tidak diketahui tujuan serta kegiatan yang dilakukan. “Kampus sama sekali tidak mengetahui apa kegiatan mereka disana, termasuk nama-nama mahasiswa yang ke Karangan,” terang Anshar Haryasakti – Pembantu Ketua III Stiper.
Meski mengaku tidak tahu nama mahasiswanya yang hilang termasuk siapa nama teman Mahardi, kalangan Civitas STIPER mengaku perlu bersikap. “Kami benar-benar belum tahu bagaimana kronologi kejadiannya, yang ada saat ini didapat keterangan Mahardi bersama teman-temannya Minggu (18/1) siang melakukan kegiatan di sekitar air terjun didampingi tokoh adat di Karangan namun pada malam hari melakukan perburuan,” sebut Anshar ketika ditemui diruang Ketua Stiper.
Meski ada dugaan, Mahardi terjatuh ke kolam air terjun namun citivitas Stiper bertekad untuk menemukan korban.“Kami akan mengerahkan semua kekuatan yang ada, semoga saja dia hanya tersesat dan ditemukan dalam keadaan selamat,” timpal Rodianto.(SK-02/SK-03)

Artikulli paraprakMahasiswa Stiper Hilang di Karangan
Artikulli tjetërPendatang Enggan Melapor