Beranda politik DPRD Kutim Basti : Masyarakat Ingin Pembangunan Infrastruktur Secara Adil dan Merata

Basti : Masyarakat Ingin Pembangunan Infrastruktur Secara Adil dan Merata

283
0

SUARAKUTIM.COM; SANGATTA—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Basti Sangga Langi menyebutkan jika masyarakat secara umum masih menginginkan adanya pembangunan dan pembenahan pada infrastruktur dasar. Hal ini diungkapkan Basti kepada awak media, usai mengikuti rapat rapipurna tertutup terkait laporan hasil reses dewan, Jum’at (5/3), di Sekretariat DPRD Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta.

Anggota DPRD Kutim – Basti Sangga Langi

“Yang saya tangkap dari usulan warga, bahwa warga masih menginginkan adanya pembangunan infrastruktur. Bagaimana pembangunan di Kutai Timur ini secara umumnya, arah ke depannya itu merata dan adil. Karena selama ini dirasa tidak adil,” ujar Basti.

Salah satu contoh ketidakadilan yang terjadi adalah usulan Ketua RT (Rukun Tetangga), tidak pernah direalisasikan. Hal ini menyebabkan para RT ini bosan dan tidak mau membuat program kerja untuk diusulkan, karena tidak pernah direalisaikan. Sebab setelah usulan tersebut masuk ke Musrenbang Kabupaten, tidak dilirik.

“Contoh ketidakadilan, adalah usulan RT (Rukun Tetangga, red) yang tidak pernah direalisasikan. Akhirnya RT “muyak” juga dan tidak mau lagi mengusulkan program, karena tidak direalisasikan. Saat usulan masuk ke tingkat kabupaten, tidak dilirik itu usulan RT,” jelas politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Menyikapi hal tersebut, Basti meminta jika nantinya ada pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten, para RT ini disarankan untuk datang dan menghadiri pertemuan, untuk mempertanyakan usulan mereka yang tidak masuk program kerja pemerintah. Sebab menurutnya, pembangunan tersebut dimulai dari bawah berdasarkan usulan masyarakat, bukan sebaliknya. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Presiden Jokowi, bahwa pembangunan dimulai dari bawah, mulai dari usulan RT yang masuk program kerja pemerintah, dan bukan dari atas.

“Saya sarankan jika nanti ada kegiatan Musrenbang Kabupaten, para RT ini hadir saja dan pertanyakan mengapa usulan mereka tidak masuk program kerja pemerintah. Sebab, pembangunan itu dimulai dari bawah berdasarkan usulan masyarakat dan bukan dimulai dari atas. Ini sudah sesuai visi dan misi Jokowi, bahwa pembangunan dimulai dari bawah dan bukan dari atas,” tegasnya.(Advetorial/Admin)

Artikulli paraprakGelar Paripurna ke-5 Tertutup, DPRD Kutim Persamakan Persepsi Hasil Reses Jelang Input SIPD
Artikulli tjetërReses, Setiap Anggota DPRD Wajib Turun ke Dapil