Beranda kutim Bela Negara Kewajiban Seluruh Warga Negara Indonesia

Bela Negara Kewajiban Seluruh Warga Negara Indonesia

831
0
Kegiatan Bela Negara yang digelar Koramil Bengalon.

SANGATTA (5/4-2019)

                Generasi muda Indonesia dimanapun berada wajib menjaga NKRI, bahkan rela mengorbankan dirinya demi utuhnya NKRI. Membela negara tidak harus memegang senjata tetapi dalam berbagai banyak kegiatan dan kesempatan.

                Pesan itu disampaikan Kapten Inf Hidayat – Danramil Bengalon saat membuka Kemah Bela Negara yang digelar di Desa Kaliorang, Rabu (3/4) lalu. Kemah yang berlangsung 2 hari, diharapkan Kapten Inf Hidayat bisa menumbuhkembangkan semangat cinta tanah air.

“Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya,” kata Danramil Kapten Inf Hidayat.

Disebutkan,  setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.

Kesadaran bela negara, sebut Kapten Hidayat, hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara.  Disebutkan, spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara.

Di Indonesia, sebutnya, proses pembelaan negara  diatur pada  Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945 yang didalam pasal 30  dijelaskan bahwa membela bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Kemah Bela Negara yang diikuti 85 pelajar, kata Pelda Isroi – bertujuan  membentuk pelajar  agar memiliki jiwa patriotisme yang cinta tanah air rela  Bela Negara serta menjujung tinggi nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945 dan melestarikan serta menjaga kebudayaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia.”Selama dua hari, peserta dilatih dan dikenalkan bagaimana menjadi warga negara untuk membela tanah air, termasuk soal disiplin dalam kehidupan keseharian,” terang Isroi (SK11)

Artikulli paraprakKPU Tetapkan 227.323 Pemilih di Kutim, Terbanyak di Sangatta Utara
Artikulli tjetërAchmad Hamid : Indonesia Bisa Kembali Swasembada Beras Seperti Era Pak Harto