Beranda foto Buaya Penerkam Bongga Diduga Panjangnya 7 Meter, Kerap Berjemur Sekitar TKP

Buaya Penerkam Bongga Diduga Panjangnya 7 Meter, Kerap Berjemur Sekitar TKP

10773
0
Tanda Panah tempat pemangsa Bongga kerap berjemur selama air Sungai Sangatta surut, lokasinya berseberangan dengan tempat Bongga mandi.

SANGATTA,Suara Kutaim.com(17/8)
Warga Dusun Kampung Jawa Desa Swarga Bara Sangatta Utara menduga Bongga Parabak (19) diterkam buaya berukuran besar dan berwarna hitam. Warga memperkirakan, buaya yang menyerang dan menyeret Bongga hingga tewas adalah buaya yang kerap mereka lihat selama ini.
Menurut Rusli (48) salah seorang petani di Dusun Jawa, sekitar Dusun Jawa memang banyak ditemukan buaya terutama siang hari dimana banyak buaya sedang berjemur di pasir. “Terlebih-lebih saat air menyusut sekarang ini banyak kawasan dangkal seperti pasir, biasanya di siang hari ada saja ditemukan buaya sedang berjemur memanaskan tubuhnya,” ujar Rusli.
Pengamatan Suara Kutim.com disekitar tempat Bongga diterkam Monster Sangatta merupakan kawasan yang cocok untuk hewan pemakan daging ini yakni padang rumput. Dilokasi yang berjarak lebih kurang 100 meter dari kediaman Marten, sama sekali tidak ada bangunan untuk MCK. “Keluarga Marten selama ini menggunakan kolam, karena kolam kering mereka mandi di sungai yang berada tepat di belakang rumah,” terang beberapa tetangga Marten.
Dengan tempat yang ideal itulah pemangsa Bongga berdiam selama ini sehingga ketika anak ke 6 dari 10 bersaudara pasangan Marten dan Ester, asyik mandi dengan mudah diterkam terlebih-lebih buaya muara (crocodylus porosus) yang punya kemampuan meloncat.
Keterangan masyarakat yang hilir mudik sekitar TKP, buaya yang sering berjemur di sekitar TKP panjangnya sekitar 7 meter. Namun, mereka juga kerap menemukan ukuran 2 sampai 5 meter.
Lokasi Bongga Parabak diseret buaya sebenarnya tidak jauh dari lokasi IPA milik PDAM Sangatta, demikian dengan pelabuhan bagi masyarakat yang ingin berwisata ke Mentoko sebuah kawasan konservasi orang utan.
Seperti diwartakan, Bongga Parabat, Minggu (16/8) sekitar pukul 08.00 Wita ketika mandi di tepi Sungai Sangatta, diterkam buaya. Beberapa jam kemudian, salah satu warga melihat jasad Bongga dibawa buaya muara kea rah hulu tepatnya beberapa meter dari kawasan wisata alama Mentoko.
Usaha pencarian tidak sia-sia, tepat pukul 14.00 Wita jasad Bongga ditemukan dan langsung dibawa ke rumah duka yang berada 100 meter dari bibir sungai. Kini jasad Bongga masih disemayamkan di rumah duka RT 4 Dusun Jawa Desa Desa Swarga Bara Sangatta Utara.(SK-02/SK-03/SK-12)

Artikulli paraprakBongga Bercita-Cita Segera Bekerja dan Membantu Keluarga
Artikulli tjetërDetik-Detik Proklamasi di Kutim Alfian Bacakan Teks Proklamasi, Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih