Beranda foto Bukit Pelangi Tempat Bercinta Terasyik di Sangatta

Bukit Pelangi Tempat Bercinta Terasyik di Sangatta

7677
0
DITINGGAL : Dua unit sepeda motor ini ditinggal penungangnya, mereka semuanya sedang blusukan di bangunan di yang ada di semak belukar di Hutan Kota Sangatta

SANGATTA,Suara Kutim.com
Pemkab Kutim diharapkan segera menutup tempat rekreasi Bukit Pelangi tepatnya belakang UPTD Pengujian PU, karena bangunan yang dibangun diantara semak belukar ini bukan tempat rekreasi seperti tujuan awal tetapi sebagai ajang maksiat oleh sejumlah pasangan yang mabuk cinta.

Meski berada ditepi jalan, sepasang kekasih ini tidak malu-malu untuk bercumbu
Meski berada ditepi jalan, sepasang kekasih ini tidak malu-malu untuk bercumbu

Sejumlah warga Bukit Pelangi (BP) kepada Suara Kutim.Com, Minggu (8/2) menyebutkan bangunan yang ada di kawasan BP karena kurang pengawasan akhirnya jadi ajang maksiat. “Kami warga BP sungguh prihatin, banyak tempat rekreasi yang dibangun karena kurang diawasi malah dijadikan tempat – tempat esek-esek atau menikmati pil koplo,” kata Agus dan Adi.
Seraya menemani Suara Kutim.com mengitari BP, Minggu siang sampai sore, keduanya menyebutkan titik sejumlah pasangan kerap memadu cinta bahkan sampai menyalur hasrat nafsu birahi. “Lihat itu, sepeda motornya ada orangnya ada didalam sana,” kata Agus ketika ia melihat dua unit sepeda motor parkir depan sebuah gazebo namun pemiliknya tidak terlihat.
Namun dengan menggunakan tele, Suara Kutim.Com melihat langsung sepasang muda – mudi asyik “bergelut” melepaskan. Selain di kawasan Hutan Kota – BP, sejumlah pasangan dibeberapa lokasi lainnya juga ditemukan pasangan muda – mudi sedang bercumbu. “Ini siang mas, gimana sudah malam mereka nggak peduli mau magrib,” timpal Agus.
Sejumlah anggota Satpol PP mengaku di kawasan BP, mereka kerap menemukan pasangan sedang berada ditempat-tempat terlindung. “Jika masih duduk saja namun ditempat yang mengkhawatirkan kami suruh pulang, tapi jika sudah tertangkap tangan berbuat mesum akan dibawa ke kantor setelah itu orang tuanya dipanggil,” ujar Akbar belum lama ini.(SK-06)

Artikulli paraprakEdwin : Hutan Kota di Sangatta Utara Terkendala Dana
Artikulli tjetërMau Dipecat, Karyawan BPN Ngadu ke DPRD