Beranda ekonomi Camat Bengalon : 2 Masalah Akibat Jalan Simpang Perdau Dialihkan

Camat Bengalon : 2 Masalah Akibat Jalan Simpang Perdau Dialihkan

2068
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (2/11)
Pengalihan jalan oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) dari Simpang Perdau ke arah Muara Wahau, menyebabkan dua masalah. Camat Bengalon, Rudi Baswan menyebutkan akibat pengalihan jalur tidak hanya permasalahan mata pencaharian warga yang bermukim dan mencari nafkah dengan berdagang sekitar pemukiman mati total, akan tetapi termasuk permasalahan ganti rugi lahan warga.
“Pengalihan jalur lama simpang tiga Perdau tersebut memang sudah mendapatkan persetujuan Dinas PU Provinsi Kaltim, karena area tersebut masuk dalam wilayah konsesi Pit B milik PT KPC. Namun akibat pengalihan jalan tersebut yang kemudian menimbulkan dampak berbagai permasalahan sosial yang kompleks pada warga yang sudah lama bermukim di sepanjang jalur Perdau Bengalon – Muara Wahau ini. Baik dalam hal usaha dan kehidupan masyarakat,” ujar Rudi.
Ia menaruh harapan, dampak yang timbul segara ditangani bersama antara pemerintah dan KPC. Ia mengakui, masalahan mata pencaharian warga yang hilang akibat ditutupnya jalur masih dicarikan solusi. Namun, masalah lahan yang masuk dalam wilayah konsesi pertambangan, ia mempertanyakan apakah ada ganti rugi. “Hingga kini masih terus dirumuskan dan belum menemui titik temu antara pihak perusahaan PT KPC, Pemerintah kecamatan dan masyarakat,” ungkapnya seraya berharap ada penyelesaian dalam waktu cepat.
Pengalihan jalan negara oleh PT KPC dilakukan beberapa tahun lalu, pasalnya jalan yang ada termasuk dalam areal tambang KPC yang diberikan pemerintah. Sebagai gantinya, KPC membangun jalan baru dengan kualitas lebih bagus serta jaraknya lebih pendek.(SK2/SK3)

Artikulli paraprakPembinaan Intensif, Kutim 4 Kali Juarai Lomba Cerdas Cermat Lalulinta se Kaltim
Artikulli tjetërPuluhan Desa di Kutim Belum Nikmati Listrik Secara Penuh