Beranda kutim Catatan Perjalanan Haji (12)

Catatan Perjalanan Haji (12)

639
0
Jamaah haji sedang menggunakan mesin cuci yang disediakan hotel, sayangnya jumlahnya tak banyak jadi harus antri menggunakannya. Namun sayang ada saja jamaah yang menggunakan hingga 2 mesin cuci tanpa menghiraukan orang lain juga perlu.

Menghidari Tertukar, Semua Barang Wajib Ditandai Dengan Nama

BERANGKAT haji selain ilmu berhaji yang didalami dan benar-benar diketahui, perbekalan juga tidak lupa. Seperti anak-anak pergi tamasya, tentu keperluan selama tamasya dicek betul-betul demikian dengan berhaji semua kebutuhan didata sejak awal dan dipersiapkan dengan matang.

                Namun semua kebutuhan yang akan dibawa hendaknya dibuat daftarnya dan dikelompokan seperti untuk kesehatan dan obat-obatan, pakaian, konsumsi, alat mandi. Semua sudah diperhitungkan untuk keperluan   lebih 40 hari, kecuali tali jemuran, gantung baju dan peniti atau jepitan pakaian.

                Semua barang yang dibawa seperti baju, celana dalam, sarung, gelas, mangkok, piring, sendok makan dan gula, tempat alat mandi, tali jemuran, tas kecil, tas tenteng dan koper kesemuanya wajib diberi tanda atau label nama.

                Ini tiada lain untuk memudahkan saat mencari, selain itu menghidari tertukar dengan barang jamaah lain terutama pakaian yang dijemur. Banyaknya pakaian jamaah yang dibiarkan menjadi sampah di tempat jemuran, tiada lain pakaian yang dijemur sama produk dan ukuran celakanya tidak ada tanda atau nama akhirnya dibiarkan saja menjadi sampah.

               Demikian dengan tali jemuran, kadangkala yang dibeli Makkah ukuran dan warnanya sama, sehingga sehingga membuat jamaah ragu untuk memakai. Karena itu, agar lebih aman dan tenang tidak  tertukar,  semua barang wajib diberi tanda kecuali kain ihram tandanya  cukup diikat pada ujungnya saja jika sedang dijemur.

Parahnya, soal jemuran kerap menjadi “ketidaknyamanan” antarjamaah. Konflik bisa terjadi karena ada saja jamaah dengan enaknya menggunakan tali jemuran orang lain, tapa ijin lebih dahulu. Demikian penggunaan mesin cuci, kadangkala ada saja jamaah dengan seenaknya mengunakan hingga 2 mesin cuci.

                Pada saat menjemur pakain, sebaiknya menggunakan peniti pasalnya angin di Makah dan Madinah kerap kencang, kalau menggunakan  jepitan sepertinya tak mampu menahan terpaan angin. (bersambung/syafranuddin)

Artikulli paraprakJumpa Wartawan, Buka Semua Informasi
Artikulli tjetërTerbukti Mencoblos 2 Kali, Yusuf Rampa Dihukum 1 Bulan Penjara dan Denda Rp1 Juta