Beranda ekonomi Crane Ambruk Menimpa Masjidil Haram, Jamaah Kutim Aman

Crane Ambruk Menimpa Masjidil Haram, Jamaah Kutim Aman

0
Suasana di dalam Masjdil Haram setelah crane jatuh ditengah badai hujan es di Makkah.(Foto Ist)

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (11/9)
ambruk craneKota Makkah sejak sore masih dilanda hujan lebat yang disertai dengan angina kencang serta petir, selain itu hujan es. Sejumlah jamaah yang kebetulan berada jauh dari Masjidil Haram kebanyakan membatalkan rencana melaksanakan shalat di Masjidil Haram termasuk jamaah Haji Kutim yang tergabung dalam Kloter 7 Balikpapan.
Samsuri – TKHD Kutim dalam pesan singkat yang dikirim ke Suara Kutim.com pukul 08.29 waktu Makkah atau 01.29 Wita akibat hujan es yang melanda Makkah, menyebabkan sejumlah ruas jalan yang selama ini dipadati jamaah terendam. “Jamaah Kloter 7 Balikpapan akhirnya tidak melaksanakan kegiatan ke keluar karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan memilih berdiam di pemondokan yang berada di Asisyah Nomor 508,” kata Samsuri.
Terhadap kabar sebuah crane terjatuh, ia membenarkan. Informasi yang didapat Samsuri, korban crane puluhan orang karena saat itu sedang banyak-banyaknya jamaah di kawasan Masjidil Haram. “Saat crane jatuh, jamaah banyak yang sedang melaksanakan tawaf terlebih cuacanya dingin habis diguyur hujan,” beber Samsuri.
Namun berdasarkan keterangan lain ada 80 orang korban crane, dan 65 orang dinyatakan tewas sementara 2 orang jamaah asal Indonesia mengalami kritis termasuk 1 orang jamaah asal Yogyakarta yang mengalami luka karena terjatuh dan terinjak massa yang kalut.
Crane yang keberadaannya di puncak-puncak bangunan sekitar Masjidil Haram itu merupakan alat berat yang digunakan untuk proyek perluasan Masjidil Haram terutama daerah Pasar Seng.(SK-05/SK-11)