Beranda ekonomi Dalam Keadaan Defisit, Kutim Membutuhkan Dukungan Investasi

Dalam Keadaan Defisit, Kutim Membutuhkan Dukungan Investasi

567
0
Jajaran PT SMI bersama Sekda rawansyah usai pertemuan di Ruang Tempedau Kantor Bupati Kutim, Rabu (31/8) kemarin. (Foto Ist)

SANGATTA (1/8-2019)

Meski diketahui umum bahwa Kutai Timur saat ini tengah berada dalam kondisi defesit keuangan daerah, namun ternyata hal tersebut tidak menyurutkan beberapa pihak untuk datang dan menawarkan investasinya di Kutim.

 Terbukti, Rabu (31/8) kemarin, terjadi pertemuan antara Pemkab Kutim dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)  Persero yang merupakan lembaga keuangan di bawah naungan langsung Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

Pertamuan yang dipimpin  Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah  dan   Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, Edward Azran, diakui Kutim membutuhkan investasi besar untuk membangun dan mensejahetrakan rakyat.

“ Kutim membuka diri dan sangat membutuhkan investasi di berbagai pihak. Sehingga setiap peluang-peluang investasi yang masuk akan terus disaring, terutama di tengah kondisi Kutim yang saat ini tengah defisit,” kat Irawasnyah.

Pemkab Kutim, terang Irawansyah,  berupaya menampilkan keuanggulan dan peluang-peluang apa saja yang bisa menjadi pemancing minat invenstor dalam negeri maupun luar negeri, untuk menanaman modalnya di Kutim.

Kepala Bappeda Kutim, Edward Azran mengakui setiap upaya investasi yang akan masuk ke Kutim tentunya akan diperhitungkan sisi ekonominya  yakni untung dan rugi serta bagaimana perkembangan usaha di masa yang akan datang.

Selain itu, adanya tambahan kapital yang masuk, akan menimbulkan multiplier effect yang amat besar dorongannya bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Kutim secara keseluruhan. (SK3)

Artikulli paraprakAPBD Kutim Tahun 2019 Diusulkan Naik
Artikulli tjetërPemkab Kutim Lirik SMI