Beranda hukum Didera Corona, APBD Kaltim Berkurang Rp1,45 Triliun

Didera Corona, APBD Kaltim Berkurang Rp1,45 Triliun

487
0
Suasana Rapat Paripurna DPRD Katim dengan agenda mengesahkan APBD Perubahan Tahun 2020.

SAMARINDA (21/9-2020)

                Setelah melalaui pembahasan bersama, DPRD Kaltim menyetujui perubahan APBD Kaltim Tahunj 2020 dari  Rp12,29 triliun menjadi Rp10,83 triliun atau berkurang Rp1,45 triliun. Persetujuan DPRD Kaltim untuk merubah besaran anggaran ini  dilakukan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Makmur HAPK.

                Gubernur Isran Noor yang hadir bersama Wagub Hadi Mulyadi, Pj Sekda M Sa’bani dan pejabat lainnya, menyebutkan penurunan pendapatan akibat Pandemi Covid 19 berdampak terhadap aktifitas masyarakat yang secara langsung juga berdampak terhadap penerimaan daerah.

                Pemprov Kaltim, kata Israan Noor kinerja Banggar yang telah melakukan proses pembahasan dan penilaian terhadap Rancangan P-APBD 2020 dengan cermat.  “Terima kasih atas terlaksananya seluruh agenda rapat paripurna ini dengan lancar dan dinamis, serta mencerminkan dinamika politik yang praktis. Tentunya dengan harapan akan memberikan dampak positif terhadap perencanaan dan penganggaran, maupun pengelolaan keuangan daerah di Kalimantan Timur,” ucap Isran Noor.

Secara nominal, ujar Isran Noor, APBD –  P TA 2020 meski mengalami penurunan namun tetap  diharapkan masih bisa  mengoptimalkan pembiayaan prioritas pembangunan yang dilaksanakan secara berkesinambungan. “APBD-P ini akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk dievaluasi dan diproses selanjutnya menjadi Perda  APBD – P TA 2020,” terang Isran.

Rapat yang diikuti anggota Forkopimda  dan Kepala OPD melalui virtual ini, ditutup Makmur HAPK dengan membacakan pantuan karya Hamdi – anggota DPRD Kaltim yang mengucapkan selamat Ulang Tahun ke 63 kepada Isran Noor, yang Ahad (20/9) kemarin tepat berusia 63 tahun.(SK8)

Artikulli paraprakSatpol PP Kutim Segera Tegakan Perbup Tentang Covid 19
Artikulli tjetërDisidang AMY : Ada Rp250 M Bisa Ditarik Fee 10 Persen