Beranda hukum Didukung OPD dan Kades, PAD Kutim Lampaui Target

Didukung OPD dan Kades, PAD Kutim Lampaui Target

496
0

SANGATTA (4/9-2018)
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Musyaffa mengapresiasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut dalam penggalian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kinerja itu, diakuinya berpengaruh terhadap penerimaan PAD Kutim yang hingga Agustus 2018 berhasil terealisasi melebihi target.
“Realisasi PAD Kutim dari (penerimaan) pajak daerah 131 persen, retribusi daerah 84 persen. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sudah 89 persen, lain-lain penerimaan daerah yang sah sudah 82 persen. Penerimaan PAD keseluruhan sudah mencapai 101 persen, sudah melampaui target,” kata Musyaffa.
Kendati realisasi penerimaan PAD Kutim sudah melebihi target, Musyaffa tetap berharap tetap semangat meningkatkan kinerja. Menjauhkan pola pikir bawahannya dari bekerja mencapai target. Melainkan harus bekerja untuk melampaui target.
“Realisasi PAD, jangan berpikir untuk mencapai target, tetapi harus melebihi target. Karena jika berpikir bekerja mencapai target maka akan stag tapi kalau melebihi target maka akan terus berinovasi sehingga PAD akan terus meningkat,” tambahnya.
Tak hanya itu, ujar Musyaffa, semangat dan kinerja meningkatkan PAD juga bakal didukung program yang telah disusun Bapenda lainnya. Program sampai Desember nanti, setelah Rakor Optimalisasi PAD, dilanjutkan awal September ini launching program KTP atau Kawasan Taat Pajak. Sementara baru mencakup kawasan Tomas Squere-Sangatta Utara. Maksudnya masyarakat disekitar kawasan dimaksud semuanya taat pajak. Tak hanya pajak daerah, tapi juga provinsi dan pusat.
“Kami akan memberikan virus-virus pajak, supaya jadi kanker. Jadi (membayar) pajak itu tidak lagi ditakuti, tapi sebaliknya malah malu apabila tidak membayar pajak,” sebutnya.
Bapenda juga akan mengadakan event duta wisata pajak, sahabat-sahabat pajak. Yakni memilih semua wajib pajak (WP) sebagai duta pajak. Puncaknya pada 10 Oktober 2018, pihaknya akan bekerjasama dengan Bapenda Provinsi, Kantor Pajak Pratama Bontang, dengan misi memecahkan rekor MURI pembayaran pajak secara masal. Bukan hanya rekor jumlah WP tapi juga pembayarannya. Termasuk, semua perusahaan juga akan membayar pajak bersamaan.
“Kita bisa, apabila kita bersama-sama maka akan terwujud (target), bersinergi meningkatkan PAD,” tutupnya.(SK11)

Artikulli paraprakKunjungi Kebun Kurma, Makan Sepuasnya Tanpa Bayar
Artikulli tjetërHari Ini Suhu Udara di Madinah Mencapai 44 Derajat Celsius