Beranda ekonomi Didukung Perusahaan, Warga Senyiur Bukan Lahan Pertanian Seluas 17 Ha

Didukung Perusahaan, Warga Senyiur Bukan Lahan Pertanian Seluas 17 Ha

1570
0
Warga Desa Senyiur Kecamatan Muara Ancalong yang menggarap lahan pertanian, sektor ini salah satu penyedia lapangan kerja di Kaltim.

SANGATTA (16/10-2018)
Mendukung program swasembada beras di Kutim, 2 perusahaan yang beroperasi di Desa Senyiur Kecamatan Muara Ancalong, membantu pembukaan sawah baru seluas 60 Ha meski yang baru digarap 1 Ha.
Kadis Pertanian Kutim Suigiono, kepada Suara Kutim.com, Selasa (16/10) menerangkan, lahan sawah di Senyiur, luas. Bersama Alpiansyah – PPL Senyiur, menyebutkan perusahaan yang ikut membantu pembukaan lahan pertanian di Senyiur yakni PT SSS. “Program pencetakan sawah baru yang dibantu perusahaan di Senyiur itu merupakan buah kerjasama dengan Kelompok Tani Faris Habbab yang diketuai Fadi K,” terang Alpian.
Disebutkan, sawah yang mempunyai pengairan baguas ini, kini ditanam dengan padi jenis Ciherang dengan target 4 bulan kedepan bisa dipanen. Dijelaskan Alpain, jika tidak ada hama, diperkirakan pada bulan Februari 2019 nanti di Senyiur akan dihasilkan paling tidak 100 ton gabah kering giling bisa dihasilkan.
Pembukaan lahan baru di Senyiur ini, diakui Alpian membuktikan lahan potensi pertanian di Senyiur besar namun belum tergarap. Berdasarkan pendataanya, saat ini ada 600 Ha lahan pertanian yang belum tergarap. “Lahan yang baru tergarap bekerjasama dengan perusahaan ini melibatkan 10 orang warga Senyiur, jika semua lahan tergarap ketergantungan beras dari luar bisa diatasi selain itu memberikan lapangan kerja bagi masyarakat,” sebut Alpian.(K1/SK11)

Artikulli paraprakPemkab Kutim Harapkan Perhatian Pemprov Kaltim Agar Porprov Sukses
Artikulli tjetërBupati dan Sekda Tinjau Tempat Testing CPNS