Beranda hukum Dihukum 5 Tahun Penjara Akibat Meremas Buah Dada

Dihukum 5 Tahun Penjara Akibat Meremas Buah Dada

3625
0

SANGATTA (15/9-2017)
Gara-gara meremas buah dada Cempaka – bukan nama sebenarnya, Slamet Riyadi Als Slamet Als Pakde Bin Kamsidi yang kesehariannya penjual pentol bakso di Batu Ampar, divonis 5 tahun penjara ditambah denda Rp40 juta jika tidak dibayar diganti hukuman penjara selama 2 bulan.
Vonis yang membuat pria yang akrab Pak De oleh Cempaka ini tak berjualan pentol selama 5 tahun, disampaikan Majelis Hakim yang diketuai Marjani Eldiarti, dengan hakim anggota Andreas Pungky Maradona serta Nurachmat, Kamis (14/9) kemarin.
Dalam sidang yang dihadiri Harismand sebagai jaksa penuntut umum, terdakwa Slamet sebelumnya dituntut 7 tahun penjara. Mendengar tuntutan JPU yang tinggi, Slamet meminta keringan dan mengaku menyesal dihadapan majelis. “Permohonannya dipertimbangkan, namun perbuatan terdakwa Slamet terbukti melakukan pelanggaran pasal 81 ayat 2 UU Perlindungan Anak,” sebut Marjani Eldiarti saat membacakan bagian terakhir amar vonisnya.
Kasus pencabulan yang dilakukan Slamet terjadi, Sabtu (13/5) ketika Cempaka membeli pentol bakso. Dalam persidangan, Slamet mengakui ketika Cempaka membeli pentol bakso dan kembali masuk ke rumah diikutinya setelah mengetahui kedua orang tua korban tidak ada di rumah.
Melihat rumah sepi dan hanya ada korban, Slemat langsung mengusap pipih Cempaka serta buah dada Cempaka yang masih berusia belia. Merasa sakit, Cempaka menangis dan bercerita kepada teman-temannya hingga diketahui orang tuanya.
Terhadap hukuman lima tahun yang diberikan majelis hakim, Slamet menyatakan menerima demikian dengan Harismand sebagai JPU. (SK12)

Artikulli paraprakM Idris : RPP DOB Sudah Siap, Tinggal Tanda – Tangan
Artikulli tjetër80 Ribu Lebih Warga Kutim Belum Merekam Data