Beranda ekonomi Dinas Kehutanan Mulai Berkemas, Ratusan Pegawai Honorer Terancam Dipecat

Dinas Kehutanan Mulai Berkemas, Ratusan Pegawai Honorer Terancam Dipecat

3790
0
Akibat pemberlakukan UU Pemda sejumlah urusan dan kewenangan yan digulirkan dalam semangat Otonomi Daerah, segera ditarik kembali ke pemerintah pusat diantaranya dalam urusan pengelolaan hutan termasuk ikutannya.

SANGATTA,Suara Kutim.com (24/6)
Dinas Kehutanan Kutim segera mempersiapkan semua berkas yang akan dilimpahkan ke Pemprov Kaltim berkaitan dengan dimargernya Dinas Kehutanan dengan Badan Lingkungan Hidup yang ditargetkan Oktober 2016 mendatang.
Kepala Dinas Kehutanan Kutai Timur Idham Edwin menyebutkan marger dilakukan setelah Peraturan Pemerintah (PP) terkait Undang-undang 23 tentang Pemerintah Daerah. Kepada awak media, ia menuturkan mengacu pada aturan terhitung Oktorber tahun depan seluruh jajaran dinas Kehutanan Kutim dan Badan Lingkungan Hidup akan statusnya pegawai Provinsi Kaltim bukan lagi pegawai Pemkab Kutim. “Saat ini hanya menjalankan aktivitas sesuai dengan RKA dan DPA yang sudah terlanjut dibuat, sambil tetap memberikan rekomendasi yang diminta oleh kehutanan provinsi terkait masalah perijinan kehutanan,” terang Edwin.
Dikatakan, mengacu pada UU Pemda, daerah hanya diberikan kewenangan untuk mengelola taman hutan raya sementara di Kutai Timur tidak ada sehingga otomatis hampir 60 persen pegawainya kini non job atau tidak ada kerjaan.
Edwin mengakui tidak bisa memberikan gambaran mau dikemanakan pegawai yang ada, pasalnya bila dimarger aka nada penumpukan. Dijelaskan, saat pegawai Dinas Kehutanan mencapai 250 orang diantaranya 100 orang tenaga honorer. “Imbas dari pemberlakuan Undang-undang Pemda sudah ada PNS yang mengajukan pindah tugas ke luar daerah karena yakin tidak akan memiliki kerjaan jika tetap bertahan di Kutai Timur,” ungkapnya.(SK-03/SK-011)

Artikulli paraprakPoniso Harapkan Terminal dan Pasar Ranpul Rampung Akhir Tahun
Artikulli tjetërPencemaran dan Sedimentasi Sungai Kaubun Dilaporkan ke Bupati