Beranda ekonomi Dinas PTPH Kaltim Siapkan Ribuan Bibit Buah, Oktober Dibagikan

Dinas PTPH Kaltim Siapkan Ribuan Bibit Buah, Oktober Dibagikan

331
0

SAMARINDA (10/4-2020)

                Mengalakan program ketahanan pangan terutama untuk pemenuhan gizi masyarakat, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, tahun 2020 melakukan pembibitan  Durian Otong dan Matahari, Lai Mahakam, Lai Kayan, Rambutan Binjai dan Rapiah serta Duku.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holrikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Dadang Sudarya, saat mengamati bibit yang sedang dipersiapkan.(Foto ist)

                Bibit yang kini sedang dalam persiapan itu, jumlahnya ribuan batang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holrikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim Dadang Sudarya menyebutkan bibit yang disiapkan melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Km 40 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara ini, bertujuan memenuhi kebutuhan Kaltim akan buah-buahan.

“Kami terus mengembangkan budidaya berbagai jenis buah dengan cara okulasi,” kata Dadang Sudarya, Kamis (9/4) seraya menambahkan sumber dananya  APBD dan APBN tahun anggaran 2020.

Dijelaskannya, UPTD BBIH  melakukan pengembangan budidaya penyediaan beberapa jenis buah dengan cara okulasi, seperti jenis buah durian, lai, kelengkeng, jeruk, rambutan dan bibit duku, termasuk penyedian sarana media dan pupuk.

Selain itu,  melalui dana APBN TA 2020 disiapkan sebanyak 162 ribu batang terdiri varietas Durian Otong, Matahari, Malika, Musang King sebanyak 15 ribu batang, Kelengkeng Kateki 30 ribu batang, Jeruk Borneo Prima, Borneo Lime, Siam Pontianak, Montaji 117 ribu batang.

“Okulasi merupakan upaya kita untuk memperbanyak dan perbaikan kualitas tanaman secara vegetatif buatan. Sama seperti jenis perbanyakan vegetatif buatan lainnya, okulasi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bibit tanaman yang berkualitas baik,” tandasnya.

Rencananya, bulan Oktober nanti  semua bibit bisa didistribusikan ke kabupaten dan kota sesuai lahan dan  kelompok petani yang siap menanam.  (mar/her/yans/Humas Kaltim)